Dek pijakan kakinya masih sempit. Jika berkendara sambil meletakan tas di dek, sisa ruangnya jadi makin kecil.
Dek pijakan baru ini, kini juga dilengkapi pattern baru yang terasa ngegrip di alas sepatu.
Sedang karakter jok, empuk-empuknya juga serupa dengan versi sebelumnya.
Ada di tengah-tengah, tidak terlalu keras tapi juga tidak terlalu empuk, untuk jalan jauh enggak cepat pegal.
Posisi duduk ini harusnya juga cocok untuk pengendara dewasa yang menginginkan posisi berkendara yang lebih santai.
Tapi secara positioning, Honda malah menetapkan motor ini sebagai motornya anak muda. Pilihan warna dan stripingnya meriah menyasar anak muda.
Mungkin next-nya ada pilihan warna yang lebih elegan untuk bapak-bapak yang ingin berkendara lebih nyaman.
Masih soal kenyamanan, suspensi depan dan belakang tidak berubah. Masih nyaman sekali, karakternya empuk.
Melewati polisi tidur atau jalan bergelombang terasa empuk. Bahkan lebih enak jika dibandingkan dengan Vario 160.
Yang depan jarak mainnya panjang, sedang yang belakang kadang masih mentok ketika ada beban pembonceng di belakang.
Handling-nya khas Vario 125 yang ringan dan lincah saat bermanuver.
Bobotnya, di Vario 125 Street mencapai 112 kg, sama seperti berat Honda Vario 125 CBS-ISS versi sebelumnya.
Ringan dan suspensi empuk ternyata ada sedikit negatifnya, ketika menikung kencang rasanya kurang mantap dan terasa melayang. Baiknya sih tidak usah kencang-kencang ya hehe.
Lalu bagaimana dengan impresi rem barunya? Masih oke, tuasnya empuk dan cukup pakem.
Tapi karakter pakemnya bukan yang responsif ya butuh tekan agak dalam agar kaliper 1 pistonnya bisa menjepit keras disc brake model bergelombang.
Oiya di versi 2026 ini, vendor remnya balik lagi ke Nissin, beda sama sebelumnya yang pakai Tokico.