GridOto.com – Ada sedikit penyempurnaan di mesin New Vario 125 dan Vario Street 2026. Meski basis mesinnya masih sama seperti Vario 125 versi pertama pada 2013 tapi karakternya jadi sedikit berubah. Seperti apa hasilnya kalau diadu akselerasinya?
Secara spesifikasi, kapasitas ruang bakarnya masih 124,8 cc berlabel eSP, SOHC 2 katup, berpendingin cairan. Rasio kompresi pun tetap 11:1.
Klaim tenaga dan torsi tidak ada perubahan. Tenaga maksimal tetap 11 dk di putaran mesin 8.500 rpm, torsi maksimal 10,8 Nm di 5.000 rpm.
Perbedaam ada di mapping Electronic Control Module (ECM). “Agar low ke middle-nya lebih enak,” rinci Ade Muhajir, Technical Service Division AHM.
Efeknya, memang terasa di putaran bawah khususnya saat pertama buka gas, akselerasinya ringan mencapai 40 km/jam.
Tapi di atas itu rasanya sama saja, bahkan ketika dicoba top speed, tidak sekencang model sebelumnya.
Untuk meraih 60 km/jam dari diam, butuh waktu 5,95 detik, kalau yang versi 2022 5,76 detik, 0-100 km/jam 33,18 detik, sedang yang 2022 di GPS tak sampai 100 km/jam hehe, top speed-nya hanya 98 km/jam saja.
Untuk jarak 0-201 meter catatan waktunya 12,69 detik kalau Vario 2022 12,53 detik, 0-402 meter 20,77 detik yang 2022 20,57 detik.
Top speed yang bisa diraih ternyata juga berbeda, yang baru sedikit lebih pelan, dites di lintasan sekitar 1 km mentok dapat 107 km/jam, kalau di Racebox tercatat 98,5 km/jam.
Karakternya, masih sangat cocok untuk penggunaan harian. Ada di antara Vario 160 dan BeAT tentunya, diajak stop and go enggak lemas, dipakai nanjak di kawasan Puncak, Bogor juga masih bertenaga. Untuk nyalip dan boncengan juga rasanya masih cukup.
DATA AKSERLERASI
Vario 125 2022
0-60 km/jam: 5,76 detik
0-100 km/jam: 24,18 detik
0-201 m: 12,53 detik
0-402 m: 20,57 detik
Top speed di spido: 113 km/jam
Top speed di Racebox: 106,8 km/jam
Vario 125 Street
0-60 km/jam: 5,95 detik
0-100 km/jam: -
0-201 m: 12,69 detik
0-402 m: 20,77 detik
Top speed di spido: 107 km/jam
Top speed di Racebox: 98,5 km/jam
Bobot Mesin Lebih Ringan
Perubahan lain pada mesin generasi ini ada pada bobot dapur pacu yang lebih enteng.
Hikaru Yokomura, Vario 125 Large Project Leader dari Honda R&D Southeast Asia Co., Ltd, menjelaskan ada upaya untuk memperingan bobot mesin.
Radiator diperkecil, bobotnya dipangkas 15% dan kapasitas water coolant-nya turun 14%. Tutup radiatornya juga berubah, dari besi jadi plastik. Tapi kemampuan mendinginkan mesin diklaim sama saja.
Cover CVT juga kena pangkas, bobotnya turun 11%, begitu juga dengan swing arm yang bobotnya berkurang 10&.