"Seluruh potensi yang ada dikerahkan," tegas Arya.
Seperti, memanfaatkan seluruh moda transportasi baik darat, laut, hingga udara.
"Untuk menjangkau wilayah sulit dan terisolir kami menggunakan pesawat hercules, helikopter dan air tractor," bilangnya.
Sejak tahap tanggap darurat, Pertamina juga telah menyalurkan bantuan berupa energi sejumlah 653 kilo liter BBM.
Terdiri dari Dexlite, Pertamax dan Avtur untuk keperluan genset, alat berat, ambulans dan pesawat logistik.
Termasuk penyediaan 15 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala kecil.
Arya menegaskan komitmen Pertamina untuk terus bersinergi dengan BNPB, TNI, POLRI, Pemerintah dan masyarakat.
"Setiap liter bahan bakar dan setetes air yang tersalurkan adalah simbol harapan untuk bangkit kembali. Kami akan terus bersama masyarakat di lokasi bencana, melayani dengan sepenuh hati,” tutupnya.