Anti Jebol, Pasang Turbo Gede di Mobil Diesel Wajib Perhatikan Ini

Ryan Fasha - Selasa, 20 Januari 2026 | 08:00 WIB

Ilustrasi mesin diesel Toyota Hilux Rangga (Ryan Fasha - )

GridOto.com - Saat ini sudah lumrah mobil diesel dilakukan upgrade di sektor mesin.

Mesin diesel yang dilakukan upgrade biasanya komponen turbo diganti dengan ukuran yang lebih besar.

Turbo dengan diameter turbin lebih besar bisa menghasilkan tekanan atau boost yang lebih tinggi.

Tekanan tinggi ini menghasilkan efisensi volumetrik yang jauh lebih baik sehingga membuat mesin bekerja lebih ringan.

Namun, pemasangan turbo yang jauh lebih besar ini butuh beberapa penyesuaian dan pemasangan komponen pendukung.

turbo diesel

Baca Juga: Turbo Diesel Bisa Macet, Ini Dia Salah Satu Penyebab Masalahnya

"Kalau pasang turbo lebih besar di mesin mobil diesel standar itu boost bisa dinaikkan mencapai lebih dari 1,5 bar," buka Agus Woles, kepala mekanik bengkel spesialis X-Boost Station.

Sebagai informasi, tekanan boost seperti Innova diesel berada di 0,4-0,6 bar saja.

Boost yang tinggi ini wajib memperhatikan tekanan kompresi, wajib disesuaikan.

Biasanya penyesuaian tekanan kompresi mesin diturunkan agar mesin enggak bermasalah.

Jika tekanan kompresi dibiarkan tinggi maka dampaknya bisa membuat jeroan mesin enggak kuat.

Piston mesin diesel bisa baret

Baca Juga: Masalah di Turbo Bikin Lari Mobil Jadi Loyo, Begini Penjelasannya

"Bagian yang kalah biasanya piston sampai gasket kepala silinder yang hancur dan jebol," terang Agus.

Kalau sampai jebol maka semua komponen bisa menjadi rusak dan perbaikannya bisa mencapai jutaan rupiah.

Maka dari itu perlu penyesuaian kembali jika kita hendak mengganti turbo bawaan dengan yang lebih besar.