Terlihat Sepele, Tapi Komponen Mobil Ini Bisa Picu Masalah Berantai

Fahmy Fauzy Muhammad - Senin, 19 Januari 2026 | 20:00 WIB

Harga Fan Belt Veloz dan Gejala Saat Komponen Ini Mulai Retak (Fahmy Fauzy Muhammad - )

GridOto.com- Sejumlah komponen kecil pada mobil kerap dianggap sepele oleh pemilik kendaraan karena jarang langsung menimbulkan gejala.

Padahal, jika dibiarkan tanpa perawatan, komponen-komponen tersebut bisa memicu kerusakan berantai yang berujung biaya perbaikan mahal.

Menurut Tri Yanto, pemilik bengkel Nano di kawasan Cibubur Point, Kota Depok, masalah besar pada mobil sering berawal dari komponen kecil yang diabaikan.

“Kerusakan mobil itu jarang datang tiba-tiba, biasanya karena komponen kecil yang dibiarkan sampai efeknya ke mana-mana,” ujar Tri.

Filter oli dan filter udara menjadi contoh komponen yang sering disepelekan meski fungsinya vital bagi mesin.

FahmyFM/GridOto.com
Filter oli Pajero

Baca Juga: Ganti Oli Mesin Mobil Tapi Malas Ganti Filter Oli, Ini Risikonya

Filter yang kotor atau tersumbat membuat aliran oli dan udara ke mesin terhambat, sehingga mesin cepat panas dan tenaganya menurun.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, komponen internal mesin berisiko aus lebih cepat.

Komponen lain yang kerap luput dari perhatian adalah busi dan koil pengapian atau ignition coil.

Busi atau koil yang mulai melemah menyebabkan pembakaran tidak sempurna sehingga mesin terasa pincang dan konsumsi bahan bakar meningkat.

“Kalau pembakaran sudah tidak sempurna, efeknya bisa sampai ke catalytic converter dan itu biayanya tidak murah,” jelas Ade Sahdikin, pemilik bengkel N1 Motor di Cibubur, Depok.

busi mobil yang mengalami keausan

Baca Juga: Banyak yang Acuh, Begini Tanda Kalau Fan Belt Mobil Mulai Rusak

Selain itu, komponen berbahan karet seperti selang radiator, fan belt, dan timing belt juga sering terlupakan.

Karet yang sudah getas berisiko putus secara tiba-tiba saat mobil digunakan.

Putusnya fan belt bisa membuat aki tidak terisi dan mesin mengalami overheat hanya dalam hitungan menit.

“Makanya jangan tunggu putus dulu baru diganti, lebih murah mencegah daripada memperbaiki,” tutup Tri.