GridOto.com – Produsen ban global Sailun Group telah resmi hadir di Indonesia, dan memulai debut di GIIAS 2025.
Bukan cuma melakukan penjualan dengan produk impor, Sailun Group juga membangun pabrik yang berlokasi di Demak, Jawa Tengah.
Melihat keseriusan tersebut, apa yang membuat Sailun Group tertarik untuk masuk ke pasar Indonesia?
Vice President of Manufacturing Center Sailun Group, Gao Liting, menjelaskan bahwa keputusan berinvestasi di Indonesia didasari tiga pertimbangan strategis utama.
Pertama adalah kedekatan dengan pasar, Indonesia dinilai sebagai salah satu pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara dengan ekosistem industri yang terus berkembang.
Sehingga keberadaan pabrik lokal memungkinkan perusahaan merespons permintaan konsumen dengan lebih cepat.
“Di mana ada kendaraan, di situ harus ada ban,” kata Gao Liting dalam konferensi pers di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/1/2026).
Pertimbangan kedua berkaitan dengan strategi global Sailun.
Pabrik Indonesia diproyeksikan melengkapi jaringan manufaktur perusahaan di Vietnam dan Kamboja, yang secara bersama membentuk klaster produksi Asia Tenggara.
Baca Juga: Sailun Group Tampil Perdana di GIIAS 2025, Boyong Empat Merek Ban Unggulan
"Fasilitas Indonesia membentuk klaster manufaktur Asia Tenggara yang kuat, meningkatkan kemampuan pengiriman regional, ketahanan rantai pasok, dan daya saing global," katanya.
Alasan ketiga adalah keunggulan sumber daya lokal.
Indonesia memiliki ketersediaan karet alam melimpah sehingga menjadi fondasi penting bagi produksi ban secara lokal, sekaligus membantu optimalisasi biaya produksi.
Melalui investasi ini, Sailun Group menegaskan komitmennya untuk memperkuat kehadiran di pasar Indonesia sekaligus menjadikan kawasan Asia Tenggara sebagai salah satu pusat produksi utama dalam jaringan manufaktur globalnya.