GridOto.com - Senjata makan tuan bagi pemilik gudang BBM ilegal di dusun III, desa Tanjung Terang, Gunung Megang, Muara Enim, Sumatera Selatan.
Gudang BBM ilegal tersebut diamuk api dan asap hitam pekat, (12/1/26).
Kasi Humas Polres Muara Enim, AKP RTM Situmorang, membenarkan kejadian tersebut.
Lokasi gudang BBM ilegal kini telah ditutup dan dipasangi garis polisi.
“Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan Saksi-saksi, serta memasang garis polisi di lokasi kejadian,” jelas Situmorang, (13/1/26) menyitat Kompas.com.
Situmorang menjelaskan, gudang tersebut diduga digunakan untuk mengolah BBM jenis solar olahan dengan bahan baku minyak mentah yang berasal dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Pihak kepolisian masih mengetahui penyelidikan dan memburu pemilik gudang yang berinisial RK.
Baca Juga: Pemilik Nangis Sejadi-jadinya, Gudang Aksesori Mobil di Kapuk Jakbar Ludes Hangus dan Meleleh
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun seluruh bangunan hangus terbakar.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran oleh Satreskrim Polres Muara Enim,” jelasnya.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian yang diduga berkaitan dengan aktivitas ilegal tersebut.
Barang bukti tersebut meliputi satu unit mobil pikap Suzuki Carry yang hangus terbakar, dua bak penampungan BBM dan tiga unit tangki BBM.
Rincian barang bukti tangki BBM adalah satu unit tangki kosong merek PT Prima Lautan Mandiri, satu unit tangki berwarna biru-putih berkapasitas 5.000 liter berisi sekitar 3.000 liter solar olahan, serta satu unit tangki berwarna biru-putih berkapasitas 8.000 liter berisi sekitar 3.000 liter solar olahan.
Selain itu, juga diamankan satu tangki petak, 15 unit drum, 21 kerangka baby tedmon ukuran 1.000 liter, empat unit mesin pompa, sejumlah selang ukuran lima inci, serta tiga unit tabung alat pemadam api ringan (APAR), sebagian besar dalam kondisi terbakar,” ujarnya.