Niatnya Biar Bersih, Tapi Kebiasaan Cuci Motor Seperti Ini Malah Bisa Bikin Boncos

Dida Argadea - Senin, 12 Januari 2026 | 15:30 WIB

Ilustrasi, mencuci motor (Dida Argadea - )

Ini bukan cuma soal uap air yang mengepul, tapi bisa merusak komponen luar dan dalam motor kamu.

Selain risiko mesin, juga ada beberapa hal yang bakal merusak estetika motor kamu kalau terburu-buru mencuci saat suhunya masih panas.

"Sabun bisa mengering cepat dan meninggalkan noda dan kemudian terkena air dingin, bisa merusak lapisan cat terutama jika cat sudah menua," terang Danang.

"Debu yang menempel pada permukaan panas juga akan menjadi sulit dibersihkan dan bisa menggores permukaan," tambahnya.

Danang pun menjelaskan bagaimana sebaiknya motor dicuci.

Di antaranya adalah dengan memberikan jeda waktu sekitar 10-20 menit setelah motor mati.

Biarkan suhu mesin turun secara alami agar komponen-komponen logam di dalamnya menyusut dengan aman.

Kalau memang harus segera dicuci, Danang mengingatkan agar menghindari menyemprotkan air bertekanan tinggi langsung ke area mesin yang masih hangat atau komponen kelistrikan.

Kemudian, pastikan area kop busi dan karburator (untuk motor tipe lama) dalam keadaan kering setelah dicuci agar tidak terjadi masalah saat mesin dinyalakan.

"Melalui Tips Ala Honda Istimewa, kami ingin mengedukasi konsumen agar lebih bijak dalam merawat sepeda motor demi kenyamanan dan keamanan berkendara," tutup Danang.

Jadi, mulai sekarang jangan langsung disiram ya, kasih waktu dulu untuk mesin dan komponen-komponen motor agak dingin sebelum dicuci.