Mesin diesel common rail yang digunakan berkapasitas sekitar 4.000 cc, menghasilkan tenaga cukup untuk operasional dalam kota maupun wilayah perbukitan, dengan karakter torsi bawah yang kuat dan efisiensi bahan bakar yang menjadi keunggulan utama.
Konfigurasi minibus atau mikrobus pada Hino 300 juga memungkinkan radius putar yang relatif kecil, memudahkan manuver di jalan sempit kawasan permukiman dan sekolah.
Sistem pengereman dilengkapi vacuum brake dengan booster, sementara suspensi leaf spring dirancang untuk membawa beban penuh penumpang secara stabil—faktor krusial untuk keselamatan siswa.
Menurut Dudy, distribusi bus Sekolah Rakyat dilakukan secara proporsional agar manfaatnya bisa dirasakan merata.
“Harapannya, bus ini dapat mendukung operasional Sekolah Rakyat dan meningkatkan akses pendidikan yang aman dan terjangkau bagi peserta didik,” imbuhnya.
Selain 28 unit untuk Sekolah Rakyat, 60 unit bus diserahkan kepada pemerintah daerah, sementara 90 unit lainnya langsung dialokasikan ke lembaga pendidikan.
Seluruh penyaluran ini mengacu pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 69 Tahun 2025 tentang Alokasi Bantuan Bus Sekolah Ukuran Kecil.
Kemenhub mencatat, sepanjang 2025 pihaknya menerima 328 proposal bantuan bus sekolah, namun hanya 162 proposal yang memenuhi kelengkapan data administrasi dan teknis.
Baca Juga: Bus Baru Legacy SR3 PO Sinar Jaya Jadi Bangkai di Tol Cipali, Hino dan Karoseri Laksana Bergerak
Dari hasil verifikasi lanjutan tersebut, ditetapkan kuota 150 unit yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan lapangan.
Tak hanya soal mobilitas, kehadiran bus sekolah ini juga diharapkan menjadi sarana edukasi keselamatan berlalu lintas sejak dini.
“Kami berharap dengan adanya bantuan bus sekolah, dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman peserta didik tentang transportasi yang berkeselamatan,” kata Dudy.