GridOto.com - Viral dugaan aksi pemalakan ke pengemudi mobil dengan modu lempar helm di pintu tol Karawang Timur.
Dalam video yang beredar, dua orang terlihat adu mulut.
Satu merupakan pengemudi mobil yang baru keluar gerbang tol Karawang Timur, sedang seorang lagi adalah pengendara motor.
Dalam narasi video, tertulis "warga Karawang melaporkan adanya dugaan aksi pemalakan dengan modus baru yang terjadi di sekitar pintu keluar tol Karawang Timur".
Peristiwa ini diduga terjadi pada Kamis (08/1/2026) dan menimpa pengemudi yang baru keluar tol.
Pelaku diduga melakukan aksinya dengan melempar helm ke kolong mobil korban, lalu menghentikan kendaraan dengan alasan adanya kerusakan.
Setelah korban berhenti, pelaku meminta uang dengan nominal awal Rp 200.000, kemudian menurunkan menjadi Rp 100.000, hingga akhirnya Rp 50.000.
Aksi tersebut diduga merupakan bentuk pemerasan yang memanfaatkan situasi dan kepanikan pengendara.
Baca Juga: Diduga Modus Pemalakan Sopir Truk di Semper Jakarta Utara, Dagang Air Mineral Tapi Maksa Beli
Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan menyebut kepolisian telah menerima laporan terkait insiden tersebut.
Saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku.
"Polres Karawang telah menerima laporan terkait video viral pemalakan modus lempar helm di pintu tol Karawang Timur. Kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku dan mengambil tindakan hukum yang sesuai," kata Wildan melansir Kompas.com (10/1/2025).
Polres Karawang, katanya, akan mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap pelaku pemalakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Masyarakat yang memiliki informasi terkait insiden tersebut, katanya, dapat menghubungi Polres Karawang untuk membantu penyelidikan.
Wildan juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembayaran atau memberikan uang kepada pelaku pemalakan dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
"Masyarakat juga diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati saat melakukan perjalanan, terutama di area pintu tol," kata Wildan.