Motor-motor itu berada di hampir sudut rumah, mulai dari ruang tengah, dapur, ruang makan hingga teras belakang.
Sebagian besar motor-motor itu dalam kondisi tidak utuh, telah dipereteli dan diambil suku cadangnya.
Diduga, rumah tersebut menjadi lokasi penyimpanan motor hasil kejahatan oleh pelaku pembegalan.
Kapolres Kota Metro, AKBP Hangga Utama Darmawan mengonfirmasi adanya penggerebekan tersebut.
"Benar, (lokasi) di Lampung Tengah," katanya saat dihubungi melalui WhatsApp, (8/1/26) petang mengutip Kompas.com.
Hangga menambahkan, pihaknya belum bisa memberikan penjelasan lebih detail terkait pengungkapan kasus itu.
"Untuk pelaku utama masih pengejaran dan pendalaman," tandasnya.