Beda Banget, Marc Marquez Bandingkan Rasanya Kemenangan di Honda dan Ducati

Rezki Alif Pambudi - Selasa, 11 Maret 2025 | 20:30 WIB

Beda rasa kemenangan Marc Marquez di Honda dan Ducati

"Terkadang, aku bertanya-tanya apa yang membuat aku terus melaju. Jawabannya adalah karena aku mencintai motor," ungkapnya.

"Bagiku mengendarai motor bukan hanya pekerjaan, tetapi juga hobi. Aku sangat beruntung bisa melakukan hal ini, dan aku tidak ingin berhenti," jelas sang rider.

Yang berbeda lagi adalah Marquez menyikapi posisinya sebagai pembalap Ducati dengan lebih dewasa, terutama setelah cedera yang dialaminya.

"Aku sadar akan risiko setiap kali mengendarai motor. Jika aku terjatuh, bahkan saat masih terguling di aspal, aku sudah memikirkan cara kembali ke pit untuk mengambil motor cadangan," lanjutnya.

"Kadang, kita tahu penyebab jatuh, kadang tidak. Tapi kami para pembalap tidak pernah takut. Misalnya, jika aku tahu bahwa aku terlalu terlambat mengerem, aku akan mengingatnya untuk balapan berikutnya dan terus mendorong batas," tegasnya.

Sedangkan saat masih di Honda, ia lebih bersemangat karena masih muda dan memiliki semangat berkobar-kobar.

"Saat berusia 20 tahun, aku siap jatuh berkali-kali hanya demi bisa melaju secepat mungkin," sambungnya.

"Aku telah belajar arti dari cedera, dan kini aku lebih tenang dalam menyikapinya. Mengambil risiko di lintasan adalah bagian dari pekerjaanku, dan aku tahu bagaimana mengelolanya dengan lebih baik," imbuh Marc.

YANG LAINNYA