Hindari penggunaan pakaian yang menyerap panas saat riding di bawah sinar Matahari yang terik.
Gunakan pakaian dengan warna yang cerah agar panas bisa memantul dan tidak banyak terserap yang membuat tubuh mudah dehidrasi.
Lalu pilih pakaian yang digunakan di dalam berbahan lembut seperti katun agar tidak terlalu panas.
3. Jangan Langsung Motoran
Jika kalian sering tidur dalam mengisi waktu luang saat puasa, kalian tidak boleh langsung berkendara saat bangun tidur.
Berikan jeda sekitar 15 menit setelah bangun tidur untuk memulihkan konsentrasi terlebih dulu, setelahnya baru boleh berkendara.
Jangan lupa juga untuk lakukan peregangan tubuh sebelum naik motor, agar kondisi badan tetap fit di perjalanan.
Baca Juga: Siasat Berkendara ala Dokter Biar Tak Mudah Lelah saat Berpuasa
4. Sesuaikan Kecepatan
Selain panas, tantangan berkendara di bulan puasa adalah kondisi jalan yang cenderung lebih padat, khususnya di waktu menjelang buka puasa.
Atur kecepatan motor sesuai kondisi jalan, tetap konsentrasi dan jaga emosi.
Bila bertemu kemacetan berkendaralah perlahan, tidak disarankan menyalip secara sembarangan.
5. Olahraga Dan Istirahat
Agar tubuh tetap fit saat bekerja di lapangan, jangan lupa untuk berolahraga setiap harinya atau seminggu 3-4 kali.
Selain itu tidur juga harus cukup yakni 6-8 jam setiap harinya tergantung usia kalian.
Jika merasa lelah dan konsentrasi berkurang, pastikan untuk segera beristirahat.
Hentikan motor, buka helm dan lakukanlah peregangan tubuh. Bahkan bila benar-benar lelah, tidur akan lebih baik untuk mengembalikan kondisi tubuh Anda.