Inilah Gejala Awal Belt Transmisi CVT Mobil Mau Putus, Pemilik Wajib Tahu

ARSN - Selasa, 14 Januari 2025 | 23:45 WIB

Sabuk baja transmisi matik CVT mobil

GridOto.com - Pemilik mobil bekas transmisi CVT harus tahu nih gejala awas belt transmisi mau putus.

Ya, sabuk baja transmisi CVT yang mau putus ada tanda yang bisa diketahui lebih awal.

"Setiap mau berakselerasi mobil terasa ketahan di putaran mesin tertentu," buka Sugito.

Sugito ini adalah sebagai pemilik bengkel spesialis Honda Camp di Jatiasih, Jawa Barat.

"Saat konstan di kecepatan tertentu putaran mesin tidak stabil seperti terasa lompat-lompat," imbuhnya.

Penyebabnya dikarenakan akibat belt yang sudah tidak kuat mencengkeram permukaan pulley set.

Bila belt mau putus, belt yang tersusun dari barisan logam rapat seperti rantai mulai mengendur.

ryan/gridoto.com
Sabuk baja transmisi matik putus

"Karena sudah kendur, diameter belt untuk membentuk rasio gigi jadi ngaco," terang Sugito.

Nah, bila mobil transmisi CVT kalian sudah ada gejala seperti di atas, sebaiknya segera lakukan pengecekan.

Bila belt belum putus, girboks transmisi CVT bisa dibongkar dan cukup dilakukan penggantian part belt saja.

"Kalau sudah putus bahaya, mobil tidak bisa jalan dan putusan dari belt bisa merusak pulley set yang berputar mengikuti putaran mesin," tutupnya.

Itulah gejala awas bila belt transmisi CVT di mobil bekas kalian mau putus gaes.

Baca Juga: Begini Cara Aman Membersihkan Throttle Body Mobil Tanpa Dibongkar

YANG LAINNYA