Terbukti Curang Saat Menang di MotoGP Thailand, Kok Jorge Martin Gak Kena Penalti?

Mohammad Nurul Hidayah - Senin, 30 Oktober 2023 | 13:40 WIB

Tekanan angin ban motor Jorge Martin di bawah batas minimum saat race MotoGP Thailand (Mohammad Nurul Hidayah - )

Baca Juga: Brad Binder Dihukum Turun Satu Posisi di MotoGP Thailand 2023, Ini Alasan Area Hijau Haram Diinjak

Sedangkan Aleix Espargaro, mendapatkan penalti penambahan waktu 3 detik karena ini kali keduanya melanggar aturan tekanan angin ban, setelah sebelumnya mendapatkan peringatan atas kesalahan yang sama di MotoGP Barcelona.

Penerapan aturan batas minimum tekanan angin ban ini sendiri dimulai sejak seri MotoGP Inggris 2023, di Sirkuit Silverstone beberapa waktu lalu.

Regulasi ini mewajibkan tekanan ban slick depan minimal 1,88 bar, dan tekanan ban slick belakang 1,68 bar, sesuai dengan rekomendasi produsen ban MotoGP, Michelin.

Untuk sistem penalti bagi yang melanggar aturan ini di sesi sprint race dan juga main race memang sudah ditetepkan.

GPOne.com
Tekanan angin ban motor MotoGP harus diatas batas minimun

Baca Juga: Alvaro Bautista Sah Jadi Juara WorldSBK 2023, Siap Tampil di MotoGP Malaysia Nih

Untuk saat ini, penalti hanya berlaku di sprint race dan main race. Berikut skala penalti yang diterapkan.

Pelanggaran pertama: Peringatan

Pelanggaran kedua: Hukuman 3 detik

Pelanggaran ketiga: Hukuman 6 detik

Pelanggaran keempat: Hukuman 12 detik

Baca Juga: Apa Jenis Kompon Ban yang Cocok Buat Motor Harian? Ini Saran Pabrikan

Nah, Martin lolos dari penalti saat melanggar di main race MotoGP Thailand karena dia baru pertama melanggar aturan yang hukumannya masih berupa peringatan saja.

Namun jika Martin melakukan pelanggaran yang sama di seri lainnya, maka dia akan mendapatkan penambahan waktu 3 detik sebagai bentuk hukuman dari pelanggaran kedua.

Jadi itu alasannya kenapa Jorge Martin bisa lolos dari penalti meskipun melanggar aturan batas minimum tekanan angin ban.