Bodi Bongsor Muatan Penuh, Nyetir Grand Carnival di HFD 2023 Melelahkan?

Trybowo Laksono - Kamis, 27 April 2023 | 19:50 WIB

Meski bermuatan penuh, Kia Grand Carnival tetap asyik bermanuver (Trybowo Laksono - )

GridOto.com -  Kia Grand Carnival jadi salah satu peserta Holiday Fun Drive 2023 yang paling banyak muatannya.

Saya yang menggunakannya, mengisi penuh Kia Grand Carnival dengan 6 orang dewasa, 3 anak-anak, dan barang bawaan untuk 3 hari perjalanan.

Lantas dengan beban seberat itu, seperti apa impresi berkendaranya?

Perlu diinfo kalau Kia Grand Carnival adalah MPV bongsor yang kencang berakselerasi.

Diuji saat tes reguler, sprint 0-100 km/jam tuntas dalam 9,5 detik.

Buat perspektif, figur itu lebih kencang dari varian tertinggi Toyota Fortuner yakni Toyota Fortuner 2.8 GR Sport 4x4 yang butuh 10,3 detik, atau Honda BR-V Prestige w/ HONDA SENSING yang butuh 12 detik.

Namun tentu berbeda dengan tes reguler yang secara prosedur tetap hanya diisi 1 penumpang (tester), di HFD 2023 Kia Grand Carnival punya beban jauh lebih berat.

Nyatanya, torsi monster 441 Nm membuat Grand Carnival tetap lincah bahkan sejak 1.750 rpm.

Start di tanjakan, menyalip secara presisi, hingga cruising di kecepatan tinggi dilakukan Grand Carnival dengan mudah.

 

Baca Juga: HFD 2023 Kia Grand Carnival Dijejalkan 3 Keluarga Dalam 1 Mobil. Muat?

Benar geraknya tidak setangkas saat dites sendiri, tapi saya sama sekali tak mendapat kesan lamban.

Selain torsi dan tenaga besar 200 dk, kekuatan Kia Grand Carnival juga muncul dari peran transmisi otomatis 8-percepatan.

Trybowo Laksono
Cruising kencang dengan putaran mesin yang tetap rendah

Rasionya luwes untuk berakselerasi maupun berlari konstan, bahkan saat melaju 100 km/jam putaran mesin bisa serendah 1.600 rpm berkat rasio gigi tinggi yang halus.

Kegesitan saat menikung ditopang sasis monokok dengan kombinasi McPherson strut di depan dan multi link di poros belakang.

Paduan ini membuat Grand Carnival enak bermanuver meski penuh, termasuk kala membelok di kecepatan tinggi.

Ia bisa stabil, tanpa harus menjadi keras bantingannya.

Alhasil, untuk perjalanan jarak jauh, psikologis saya sebagai pengemudi pun terbentuk bagai membawa mobil yang lincah sehingga tidak mudah lelah.