Tol Kertosono-Kediri Digarap Tahun Ini, 16 Desa di Nganjuk Terdampak Pembebasan Lahan

Ruditya Yogi Wardana - Kamis, 2 Februari 2023 | 14:20 WIB

Ilustrasi. Proyek Jalan Tol Kertosono-Kediri ditargetkan bisa dimulai pada 2023. (Ruditya Yogi Wardana - )

GridOto.com - Pemerintah menargetkan pembangunan proyek Jalan Tol Kertosono-Kediri, Jawa Timur, digarap pada 2023 dengan catatan pembebasan lahannya mencapai 75 persen.

Jumlah lahan yang dibutuhkan Jalan Tol Kertosono-Kediri terhitung mencapai 2.149.363,36 m2, yang tersebar di Kabupaten Kediri dan Nganjuk.

Di Kabupaten Nganjuk sendiri jumlah lahan yang dibebaskan kurang lebih mencapai 1.768.183,54 m2, dan tersebar di 16 desa di tiga kecamatan.

Direktur Utama PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), Arie Irianto, menyebutkan kalau Jalan Tol Kertosono-Kediri nantinya terhubung dengan Jalan Tol Ngawi-Kertosono yang sudah beroperasi sejak 2018.

Dengan begitu, total panjang Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri yang dikelola JNK mencapai 108,3 Km.

"Jalan tol ini juga akan menghubungkan sejumlah pusat perekonomian di Jawa Timur bagian selatan, dan mempermudah akses menuju Bandara Internasional Kediri," ujar Arie, dikutip dari Tribunmataraman.com, Kamis (02/01/2023).

Ia menjelaskan, jalan tol tersebut bakal dilengkapi dengan satu junction di Kedungsoko, Tulungagung, untuk menghubungkannya dengan Jalan Tol Ngawi-Kertosono.

Ditambah ada dua interchange di Nganjuk yang terhubung ke Jalan Raya Balen-Sugihwaras dan di Kediri yang terhubung ke Jalan Raya Banyakan.

Baca Juga: Proyek Tol Kertonoso-Kediri Makin Cepat Direalisasi, Konsultasi Publik Sudah Dilakukan

Kemudian untuk Jalan Tol Kertosono-Kediri juga dilengkapi dengan dua gerbang tol (GT), yakni GT Sugihwaras dan GT Kediri.