Terlalu Sering Mengumpat, Red Bull Sewa Psikolog Buat Tangani Yuki Tsunoda Mulai F1 Austria 2022

Rezki Alif Pambudi - Kamis, 7 Juli 2022 | 19:00 WIB

Red Bull memakai jasa psikolog untuk tangani Yuki Tsunoda (Rezki Alif Pambudi - )

GridOto.com - Petinggi Red Bull mulai memakai jasa psikolog untuk menangani perilaku pembalap tim AlphaTauri, Yuki Tsunoda, mulai F1 Austria 2022 akhir pekan ini.

Sejak menjadi rookie F1 tahun 2021 lalu, Yuki Tsunoda memang dikenal dengan perilaku kekanak-kanakannya yang cukup membuat Red Bull khawatir.

Di depan media, Yuki Tsunoda sempat mengeluarkan statement-statement tidak pantas dan juga kata-kata tidak pantas yang sering diungkapkannya lewat radio team.

Sempat pelan-pelan berubah setelah diberi beberapa pendekatan, Yuki Tsunoda kadang masih menunjukkan amarah meledak-ledak di beberapa balapan musim ini.

Di F1 Inggris 2022 akhir pekan lalu misalnya, Yuki Tsunoda sempat kembali menunjukkan amarahnya saat bersaing dengan sang rekan, Pierre Gasly.

Tim AlphaTauri pun kabarnya dibuat kesal dengan kelakukan Tsunoda yang agak sulit diatur, hingga akhirnya Red Bull ikut campur dengan menyewa jasa psikolog.

Hal itu diungkap oleh penasihat Red Bull, Helmut Marko, yang menilai kecepatan Tsunoda turun ketika emosinya naik.

"Kami harus mengatur semacam bantuan psikologis kepadanya, karena dia terus mengumpat saat melewati tikungan, ini mengganggu performanya," kata Helmut Marko kepada Servus TV, dilansir GridOto.com dari Motorsport-Total.

Menurut Marko, pengendalian emosi sangat penting buat pembalap F1.

Baca Juga: Ini Rahasia Tim Mercedes Bisa Mendekati Kecepatan Ferrari dan Red Bull di F1 Inggris 2022

Marko mencontohkan bagaimana Max Verstappen juga pembalap yang punya amarah, namun bisa mengendalikannya dengan baik.

Yuki Tsunoda adalah pembalap yang cukup cepat, sayangnya emosi anak kecil kadang mengendalikannya saat memacu mobil di atas trek dan itu merugikan.

"Dia sering meledak-ledak di radio, kau takkan mempercainya," sambung pria 79 tahun ini.