MTI Minta Pemerintah Gelar Mudik Gratis, Tempat Vaksinasi di Terminal Hingga Bandara Harus Disiapkan

Harun Rasyid - Selasa, 29 Maret 2022 | 15:30 WIB

Ilustrasi mudik Lebaran (Harun Rasyid - )

GridOto.com - Pemerintah telah mempersilakan masyarakat untuk mudik Lebaran 2022 dengan pelonggaran syarat bepergian.

Bagi yang belum vaksin booster, tetap dapat pergi mudik Lebaran 2022 dengan syarat menunjukan hasil negatif Covid-19 dari tes swab antigen.

Atas hal tersebut, Djoko Setijowarno selaku Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat mengatakan, syarat mudik Lebaran 2022 harus didukung dengan sarana prasarana yang memadai.

"Sebaiknya di setiap simpul transportasi disediakan pula tempat vaksinasi booster dan tes antigen seperti di bandara, pelabuhan, terminal, dan stasiun," ujarnya dalam rilis resminya, Senin (28/3/2022).

Tujuannya agar pengguna angkutan umum dapat memilih akan vaksin ketiga atau tes antigen, karena bisa saja ada pemudik yang belum boleh divaksin booster.

Djoko menganggap, mudik Lebaran 2022 perlu mengedepankan kesehatan dengan protokol kesehatan yang wajib dilakukan.

Sebab makna transportasi tidak hanya menjaga keselamatan, keamanan atau kenyamanan saja tetapi juga aspek kesehatan.

Lebih lanjut, ia juga menyarankan pemerintah untuk mengadakan program mudik gratis meskipun Kementerian Perhubungan tidak menganggarkan.

"Semestinya dari tiga bulan sebelum pelaksanaan mudik gratis sudah dilakukan persiapan. Caranya dengan melibatkan semua BUMN yang memiliki kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk pelaksanaan mudik gratis," ucap Djoko.

Baca Juga: Persiapan Mudik Lebaran 2022, BPJT Janji Basmi Lubang di Jalan Tol

Lanjut menurut pengamat transportasi tersebut, kegiatan mudik gratis ini dirasa penting karena bisa sangat membantu masyarakat menengah ke bawah yang ingin pergi mudik.

Bukan cuma dari sisi masyarakat, mudik gratis juga akan membantu pihak PO bus wisata dan PO bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) setelah dua tahun bisnisnya ikut terimbas pandemi Covid-19.

Kemenhub
Ilustrasi pelepasan bus dalam program mudik gratis


Kembali ke soal kesehatan, pengguna kendaraan pribadi yang mudik perlu memperhatikan kondisi tubuhnya terutama yang memiliki komorbid.

Jadi jika tetap merasa perlu pergi mudik, mintalah saran dokter atau ahli kesehatan mengenai hal apa saja yang harus dilakukan di dalam perjalanan.