Kemenperin Pede Target 2 Juta Kendaraan Listrik di 2025 Tercapai, Harganya Harus Makin Murah Buat Masyarakat

Harun Rasyid - Selasa, 15 Maret 2022 | 17:15 WIB

Ilustrasi motor penggerak daya di mobil listrik (Harun Rasyid - )

GridOto.com - Kemenperin menargetkan paling tidak sudah ada 2 juta unit kendaraan listrik di Indonesia dalam tiga tahun mendatang atau tepatnya pada 2025.

Adanya target kendaraan listrik di Indonesia ini agar emisi gas buang kendaraan bisa turun sebanyak 29 persen pada 2030 sehingga dapat mencapai net zero emission pada 2060.

Mengenai hal ini, Taufiek Bawazier selaku Dirjen Industri Logam, Mesin, dan Transportasi (ILMATE) Kementerian Perindustian (Kemenperin) mengaku optimis target kendaraan listrik sebanyak 2 juta tersebut bisa tercapai.

"Kami optimis kalau baterainya sudah ada di Indonesia, sebab harga baterai kendaraan listrik ini masih mahal," ujarnya di Jakarta Auto Week 2022, Selasa (15/3/2022).

Karena itu menurut Taufiek, hadirnya baterai buatan lokal diyakini akan membuat harga mobil listrik jadi terjangkau untuk masyarakat.

"Harga baterai ini yang kami harus turunkan, sebab masyarakat Indonesia ini pasarnya paling banyak di mobil harga Rp 300 juta ke bawah," sebutnya.

Dengan tindakan tersebut, Kemenperin yakin Indonesia akan semakin terarah ke roadmap kendaraan listrik yang sudah dikehendaki.

Ilustrasi baterai mobil listrik


Roadmap kendaraan listrik yang disebut Kemenperin yakni sudah ada 20 persen electric mobility (ELMO) di 2025.

Selain itu dalam lima tahun berikutnya atau pada 2030, harus sudah ada 30 persen kendaraan listrik yang mengaspal.

Baca Juga: Bukan Cuma Mobil Listrik, Kemenhub Siapkan Angkutan Umum Autonomous di IKN Nusantara