Proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi 1 Masih Lanjut, Tapi Target Selesainya Bisa Saja Molor Karena Hal Ini

Ruditya Yogi Wardana - Jumat, 17 September 2021 | 14:38 WIB

Potret pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru (Ruditya Yogi Wardana - )

GridOto.com - Proyek pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru Seksi 1 Padang-Sicincin masih terus digenjot oleh PT Hutama Karya.

Untuk saat ini, progres pengerjaan konstruksi Seksi 1 diketahui sudah mencapai 45 persen alias hampir setengah jadi.

Adapun pengerjaan yang dilakukan sekarang yakni menyelesaikan pemasangan barrier, sambil menunggu sebagian lahan dibebaskan.

"Itu menunggu waktunya, ada masa tunggu 3-5 bulan. Jika sudah (lewat masa tunggunya), pembangunan bisa dilanjutkan lagi," jelas Project Director Jalan Tol Padang-Sicincin PT Hutama Karya, Marthen Robert Singal, dikutip dari Tribunpadang.com.

Lebih lanjut, Marthen menyebutkan bahwa sudah ada 15,14 Km lahan terdampak pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru Seksi 1 yang sudah dibebaskan.

Tapi ada sekitar 3 Km lahan yang belum bisa diolah karena beberapa titik yang masih bermasalah.

"Otomatis tidak bisa masuk ke lahan itu. Soalnya tidak ada jalan, harus bikin jalan dulu. Kalau ada satu titik yang tidak dibebaskan, kan (kontraktor) tidak bisa masuk," lanjutnya.

Ia menuturkan PT Hutama Karya sebetulnya sudah menargetkan progres konstruksi fisik Seksi 1 bisa mencapai 50 persen pada akhir 2021 mendatang.

Baca Juga: Proyeknya Terus Berlanjut, 18 Bidang Tanah di Jalan Tol Padang-Pekanbaru Siap Dibebaskan

Baca Juga: Update Proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi 1, Pengerjaannya Belum Sampai 50 Persen, Berikut Rinciannya

Sayangnya, progres pembangunan dan pembebasan lahannya sedikit terhambat, sehingga nantinya bisa saja berpengaruh dengan efisiensi pembayaran uang ganti rugi.

Mengingat harga lahan untuk sekarang dengan harga lahan saat beberapa waktu ke depan bisa saja mengalami perubahan.

"Jadi untuk sementara yang sudah selesai dan berbentuk jalan tol baru 4,2 Km. Sementara sisanya masih pengerjaan pengerasan dan pengerjaan tanah," papar Marthen.

Permasalahannya juga ditambah dengan adanya proyek pengaspalan jalan di wilayah Sungai Buluh Barat, Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Kondisi tersebut membuat akses jalan yang biasa dipakai untuk masuk ke lokasi jadi agak terhambat.

Dengan beberapa masalah yang dihadapi kontraktor, kemungkinan besar target penyelesaian konstruksi Seksi 1 yang awalnya akhir 2022 bisa saja molor.

"Sekarang kontraktor tetap bekerja. Tapi sudah banyak juga yang fokus ke tempat lain yang lahannya sudah siap. Jika sudah banyak yang selesai (pembebasan lahannya), kami bisa kembali (melanjutkan pengerjaan fisiknya)," pungkas Marthen.

Artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Progres Tol Seksi Padang-Sicincin, Hutama Karya Target 50 Persen hingga Akhir Tahun.