Tips Beli Motor Bekas, Ini 4 Penyakit Yamaha F1ZR Jika Dipakai Harian

Isal - Selasa, 31 Agustus 2021 | 07:30 WIB

Penyakit Yamaha F1ZR yang harus diwaspadai (Isal - )

"Efeknya spull melalui kiprok juga harus bekerja lebih berat untuk mengisi daya ke aki," jelasnya.

3. Piston Baret

Piston baret biasanya sering ditemukan di Yamaha F1ZR bahan restorasi.

"Kalau piston Yamaha F1ZR baret biasanya timbul suara kasar atau ngericik pada area mesin," ucap Cepot.

Penyebab piston Yamaha F1ZR baret ini biasanya dari gaya berkendara dan kualitas oli samping yang jelek.

Isal/GridOto.com
Saat beli Yamaha F1ZR bekas pastikan piston bebas dari baret, ciri-ciri piston baret adalah timbul suara kasar atau ngericik saat mesin langsam atau digeber

Baca Juga: Ramai Diburu Pehobi Motor 2-Tak, Harga Pasaran Yamaha F1ZR Bekas Kian Melambung

"Bisa juga pemilik sebelumnya setting karburator yang bahan bakar terlalu irit," kata Cepot.

4. Bearing Kruk As

Bearing kruk as merupakan part yang kemungkinan akan diganti jika Yamaha F1ZR sudah berumur.

"Buat yang bangun atau restorasi Yamaha F1ZR dari bahan, bearing kruk as sangat disarankan untuk diganti," jelas Cepot

"Biasanya kalau sudah cukup berumur, bearing kruk as sudah aus," tambahnya.

Isal/GridOto.com
Bearing kruk as Yamaha F1ZR yang sudah berumur berpotensi untuk aus, apalagi kalau pemilik sebelumnya pakai oli samping yang kualitasnya jelek

Baca Juga: Ini Yang Harus Diperhatikan Kalau Mau Beli Motor Bekas Yamaha F1ZR

Selain umur pemakaian, aus-nya bearing kruk as juga ditentukan oleh kualitas oli samping yang digunakan.

"Kalau oli samping sering kurang volumenya atau kualitas oli samping yang digunakan kurang bagus, biasanya bearing kruk as-nya cepat kena atau aus," tutupnya.

Nah, itu tadi 4 penyakit Yamaha F1ZR yang harus diwaspadai kalau mau dipakai harian.