Ngaku Bikers Wajib Tahu Klub Motor Pertama di Indonesia, Merdeka Saja Belum, Tapi Sudah Kopdaran

Reyhan Firdaus,Ditta Aditya Pratama - Sabtu, 31 Juli 2021 | 21:15 WIB

Komunitas motor pertama di Indonesia, Motorfiets Rijders Te Batavia (Reyhan Firdaus,Ditta Aditya Pratama - )

Motor pertama di Indonesia, pertama kali dibawa oleh pria Inggris bernama John Potter pada tahun 1893.

Dari buku berjudul "De Duivelswagen" seperti dikutip dari Trussty, diceritakan Potter merupakan masinis di Pabrik Gula Probolinggo.

Potter memesan motor dari pabrik Hildebrand Und Wolfmuller di Muenchen, Jerman.

Artinya, kehadiran motor itu di Indonesia terjadi dua tahun sebelum motor Hildebrand Und Wolfmuller dibawa ke Amerika untuk pertama kalinya pada 1895.

Visordown.com
Hildebrand & Wolfmuller motor pertama di Indonesia

Ini menandakan Indonesia memegang peranan penting dalam sejarah distribusi motor di dunia.

Setelah teronggok puluhan tahun, akhirnya tahun 1932 motor Hildebrand Und Wolfmuller ini ditemukan kembali di kediaman Potter.

Mekanik yang peduli pada motor antik, akhirnya merestorasi motor ini dan kemudian disimpan di museum di Malang.

Lalu, banyak juga kisah-kisah bikers pionir di Indonesia, yang kebanyakan mandor-mandor perkebunan Belanda dan pejabat pemerintahan.

motortuaindo.com
Gerrit de Raadt dengan Reading, 1917

Ini terlihat dari sejarah dari koran Sin Po tahun 30-an misalnya. Ditemukan deretan iklan-iklan menjual motor, artinya sudah ada peminatnya.

Merek-mereknya juga terkenal, seperti Excelsior, Harley-Davidson, Indian, King Dick, Brough Superior, Henderson, Norton, AJS, Matchless dan banyak lagi.

Makanya saat itu mulai bermunculan komunitas motor yang fokus ke aktivitas bermotor bukan aksi urakan dan brutal seperti geng motor.

Gitu sejarahnya Sob!