Membiarkan Kaca Mobil Berjamur, 3 Kerugian Ini Akan Menanti Anda

Radityo Herdianto - Senin, 29 Maret 2021 | 08:00 WIB

Ilustrasi jamur kaca (Radityo Herdianto - )

GridOto.com - Membiarkan kaca mobil berjamur, 3 kerugian ini akan menanti Anda.

Timbul jamur di kaca mobil jadi salah satu hal yang perlu menjadi perhatian selama pemakaian mobil.

Baik karena cuaca maupun perawatan, kaca mobil yang berjamur bisa memicu kerugian yang patut dipertimbangkan.

1. Tampilan Mobil Kusam

Pradana/GridOto.com
Illustrasi bercak air atau waterspot pada kaca mobil

Baca Juga: Lapisan Coating di Kaca Mobil Mulai Hilang, Seperti Ini Ciri-cirinya

Bagi pecinta estetika, jamur di kaca mobil cukup mengganggu tampilan mobil terutama eksterior.

"Jamur itu kan biota hidup, dia bisa terus tumbuh selama ada faktor penumbuhnya," sebut Christopher Sebastian, CEO Makko Group di Tangerang.

Kalau dibiarkan bercak jamur ini bisa meluas dan menyebabkan kaca butek atau kusam.

"Apalagi bagian mobil itu 60 persen lebih kaca, tentu cukup terlihat kalau sudah kusam," ujar Christopher.

2. Pembiasan Cahaya di Malam Hari

Aries Aditya
Ilustrasi lampu LED yang menyilaukan pengemudi dari lawan arah

Baca Juga: Jangan Pakai Air Keras untuk Basmi Jamur di Kaca Mobil, Ini Bahayanya

Jamur di kaca mobil akan mengurangi kejernihan yang cukup berbahaya jika terkena tembakan sinar.

"Kalau ditembak sinar, bukannya tembus malah cahaya membias permukaan kaca," papar Arief Hidayat, CEO Wealthy Group.

Pembiasan cahaya membuat pandangan terhalang dan lebih silau oleh cahaya yang dibiaskan.

Seperti kaca depan yang jadi sulit melihat objek di depan mobil, atau pantulan sinar dari kaca spion yang memperbesar area blind spot samping.

"Visbilitas pengemudi berkurang, bukan tidak mungkin bisa terjadi kecelakaan karena sulit melihat sekitar," terus Arief.

3. Sekaan Wiper Tidak Maksimal

Advertorial
Ilustrasi Menggunakan Wiper Mobil

Baca Juga: Tips Musim Hujan, Begini Cara Pasang Bilah Wiper Mobil yang Benar

Bahkan kehadiran jamur di kaca mobil juga bisa menyebabkan sekaan air dari wiper mobil tidak bisa maksimal.

Suhendra Hanafiah selaku Operation Manager PT Sarana Berkat mengatakan jamur di kaca mobil sebenarnya membentuk permukaan yang tidak rata dalam sekala mikron.

"Bercak ini membentuk seperti mangkuk yang bisa menampung air," tutur Suhendra.

"Ketika wiper menyeka, akan tetap ada jejak air yang tertinggal di area bercak jamur," imbuhnya.

"Sebaik apapun karet wiper kalau bercak jamurnya parah, tetap menyisakan jejak air yang menghalangi pandangan," tegasnya.