CIMB Niaga Auto Finance Sambut Insentif PPnBM dan DP 0 Persen Dengan Antusias

Muhammad Mavellyno Vedhitya - Senin, 22 Februari 2021 | 16:40 WIB

CNAF sambut insentif PPnBM dan relaksasi DP kredit 0 persen dengan antusias (Muhammad Mavellyno Vedhitya - )

GridOto.com - Rencana pemerintah untuk memberikan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dan uang muka (down payment/DP) kredit 0 persen, disambut antusias oleh perusahaan pembiayaan (leasing).

Leasing otomotif yang menyalurkan kredit pun bersuka cita dengan adanya relaksasi dari pemerintah ini.

Seperti yang disampaikan oleh Presiden Direktur PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF), Ristiawan Suherman.

Ia mengakui sangat menyambut baik dan mendukung program yang telah diberikan oleh pemerintah.

Baca Juga: CNAF Kembangkan Bisnis Berkelanjutan Menghadapi Era New Normal, Salah Satunya Melalui Digitalisasi

"Dengan kemudahan yang diberikan oleh pemerintah, akan membuat bisnis ini semakin banyak melayani konsumen yang inginkan kredit kendaraan bermotor," ujar Ristiawan kepada GridOto.com di Tangerang, Sabtu (20/2/2021).

Menurutnya, relaksasi ini akan meningkatkan akses untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

"CNAF sendiri sudah melakukan beberapa strategi di beberapa segmen, secara penjualan akan kami kombinasikan dengan insentif ini," katanya.

Terlepas dari itu, CNAF juga yakin bahwa kondisi perusahaan di 2021 akan lebih baik, jika dibandingkan dengan 2020.

Baca Juga: Pembiayaan Roda Empat, CNAF Bukukan Laba Sebelum Pajak Sebesar Rp166,2 Miliar Pada Semester 1 2020

Hal ini tidak terlepas dari peningkatan penjualan mobil baru sejak awal semester kedua hingga akhir tahun.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pun memprediksi bahwa di akhir 2021, akan terjual sebanyak 750 ribu kendaraan.

Angka ini diprediksi akan naik sekitar 30 persen jika dibandingkan pencapaian pada tahun lalu.

"CNAF sudah menyerahkan rencana bisnisnya ke regulator, dimana kami menargetkan pertumbuhan di level 2 digit dan menyambut baik strategi yang disiapkan oleh pemerintah," tutur Antonius Herdaru, Direktur Credit and Risk CNAF.

Baca Juga: CNAF Catatkan Pembiayaan Kendaraan Sebesar Rp 950 Miliar Pada Kuartal Pertama 2020, Naik 52,5 Persen!

Sebagai informasi, catatan total penyaluran dana yang dilakukan CNAF mencapai Rp 3,75 triliun, dan itu berarti meningkat sebesar 5 persen (year-on-year/yoy) dari capaian Rp 3,5 triliun selama periode 2019.

"Kami sangat optimis dengan berbagai macam strategi dan inisiatif yang disiapkan oleh pemerintah di 2021," tandas Antonius.