Banjir Rendam 193 RT di DKI Jakarta, Pengungsi Sampai 1.380 Jiwa

Naufal Shafly - Sabtu, 20 Februari 2021 | 10:48 WIB

Ilustrasi banjir Jakarta (Naufal Shafly - )

GridOto.com - Sejumlah wilayah di DKI Jakarta tergenang akibat hujan deras yang mengguyur Ibu Kota pada Jumat (19/2) malam dan Sabtu (20/2) dini hari.

Berdasarkan data BPBD Provinsi DKI Jakarta hingga Sabtu pukul 06.00, sejumlah wilayah di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur masih terdampak genangan.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Sabdo Kurnianto, memaparkan sebanyak 29 RW yang terdiri dari 44 RT di Jakarta Selatan terdampak dengan ketinggian air sekitar 40 - 150 cm.

Ia menambahkan, di Jakarta Selatan terdapat pengungsi sebanyak 7 KK dengan total 19 jiwa.

Baca Juga: Jangan Paksa Starter Saat Mobil Mogok Terjang Banjir, Ini Alasannya

Sementara, di Jakarta Timur terdapat 50 RW yang terdampak, terdiri dari 143 RT, dengan ketinggian air sekitar 40 - 180 cm.

Di wilayah tersebut, sebanyak 372 KK dengan total 1.361 jiwa harus mengungsi.

Sedangkan, di Jakarta Barat sebanyak 4 RW dan 6 RT terdampak dari banjir kali ini.

"Secara keseluruhan, sebanyak 193 RT terdampak dari total 30.470 RT yang ada di Jakarta, dengan persentase RT terdampak sebesar 0,633 persen," ucap Sabdo dalam keterangan resminya, Sabtu (20/2).

Baca Juga: Ngeri, Kenali Bahaya Water Hammer Saat Mobil Nekat Terjang Banjir

"Jumlah pengungsi di seluruh wilayah DKI sebanyak 379 KK dengan total 1.380 jiwa. Selain itu, dapat kami sampaikan bahwa sejumlah wilayah yang masih terdampak tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan dan luapan Kali Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Pesanggrahan di Jakarta Selatan, serta luapan PHB Sulaiman, Kali Sunter, Kali Cipinang di Jakarta Timur," kata Sabdo.

Hingga rilis ini diturunkan, BPBD DKI Jakarta belum mendapatkan laporan adanya korban jiwa.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kondisi genangan sedang ditangani oleh Dinas Sumber Daya Air, Damkar, dan PPSU Kelurahan yang ditargetkan akan surut dalam waktu cepat. Kami juga masih mengerahkan personel untuk memantau situasi di lokasi-lokasi yang rawan terdampak genangan," ujar Sabdo.

Ia mengimbau agara masyarakat tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan.

Baca Juga: Awas! Jangan Bersihkan Mesin Motor yang Kemasukan Air Pakai Solar

Jika terjadi keadaan darurat dapat menghubungi Call Center 112. Serta melaporkan jika menemukan genangan/banjir melalui aplikasi JAKI dan peta bencana.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap melakukan protokol kesehatan 3M, yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak.