Bukan Valentino Rossi Ataupun Marc Marquez, Casey Stoner Jadi Rival Terberat Pilihan Andrea Dovizioso

Rezki Alif Pambudi - Jumat, 25 Desember 2020 | 16:49 WIB

Bukan Valentino Rossi ataupun Marc Marquez, Casey Stoner jadi rival terberat pilihan Andrea Dovizioso (Rezki Alif Pambudi - )

GridOto.com - Dibandingkan Valentino Rossi ataupun Marc Marquez, Andrea Dovizioso lebih memilih Casey Stoner sebagai rivalnya yang paling berat baginya.

Andrea Dovizioso sangat mengagumi Casey Stoner sebagai seorang pembalap yang bisa bikin para rivalnya kelabakan.

Menurut Dovi, Stoner adalah pembalap paling berbakat yang pernah jadi rivalnya di trek.

"Dia telah lama jadi rival paling berbakat, di atas bakatnya itu adalah bagaimana dia bisa memaksimalkan motornya," ungkap Dovi dilansir GridOto.com dari Motosan.es.

Baca Juga: Sudah Sama-sama Keluar MotoGP, Andrea Dovizioso Masih Sindir Jorge Lorenzo

Menurut Dovi, Casey Stoner dan Valentino Rossi ataupun pembalap lainnya punya perbedaan kekuatan yang membuat keduanya sukses.

Jika Stoner unggul dengan bakatnya, Valentino Rossi lebih menggunakan otaknya untuk bisa menang.

"Karena Valentino, tentu tak bisa kau bilang dia tidak berbakat, hanya saja dia lebih punya metode tertentu lalu dia bisa meraih hasilnya," ungkap Dovi.

"Sementara Casey sejak lap pertama langsung 'bang'. Dan itulah yang terburuk bagi para rivalnya. Hal itu yang membuatnya bisa mengalahkan para rivalnya. Seluruh perjalanan kariernya dilakukannya seperti itu, dia bisa melakukannya seperti itu dan sangat bagus. Jadi setelah bakat hebatnya, dia bisa memakai cara spesial untuk memanfaatkan bakatnya itu," tegas Dovi.

Baca Juga: Inilah Pentingnya Pelindung Tuas Rem Pembalap MotoGP

Tapi di atas itu semua, Dovi menilai semua pembalap kuat punya karakter berbeda yang membuat setiap era punya daya tariknya masing-masing.

"Tidak adil hanya memperhatikan seseorang yang punya skor lebih dari lainnya, karena tiap juara punya cara dan karakteristik sendiri, jadi kadang ada yang hasilnya lebih baik dari lainnya, semua pembalap juara itu punya peran penting," sambungnya.

"Aku juga mempelajari mereka semua, aku juga sudah bertarung dengan banyak dari mereka. Ini sangat menyenangkan dan juga sulit berkompetisi dengan mereka. Kita berbicara soal nama besar, bukan hanya karena mereka bertarung di depan karena dalam 10 atau 15 tahun level persaingannya memang sangat tinggi," tegas Dovi.