Warna Pelek Mobil Setelah Cat Ulang Bisa Rusak Akibat Hal Ini

Ryan Fasha - Kamis, 3 Desember 2020 | 14:00 WIB

Hasil repaint di BK Speed Works Garage (Ryan Fasha - )

GridOto.com - Untuk mengganti tampilan atau membuat pelek mobil kembali seperti baru bisa dilakukan proses repaint atau pengecatan ulang.

Pelek yang dilakukan repaint pastinya akan tampil lebih segar dan berbeda dibanding sebelumnya.

Namun, setelah proses repaint pelek mobil ini warna cat yang baru bisa saja rusak.

Saat GridOto.com ngobrol dengan Abim, pemilik bengkel BK Speed Works Garage, mengatakan bahwa pelek yang di-repaint bisa rusak karena dua hal.

"Pelek yang sudah di-repaint itu bisa saja rusak karena penggunaan chemical poles pelek yang tidak benar atau karena kurang perawatan," buka Abim.

Rawat pelek mobil setelah repaint

Baca Juga: Mengenal Lebih Dalam Offset Pelek Mobil, Begini Penjelasannya

"Kan biasanya banyak tuh mau tampilan pelek kinclong pakai chemical poles, kalau bahannya enggak bagus malah akan merusak," tambahnya.

Karena sebenarnya merawat pelek mobil yang sudah repaint cukup dengan dicuci dengan sabun atau shampo mobil.

Chemical poles yang enggak tepat akan mengikis lapisan pernis bahkan cat utama.

Bila sudah demikian, warna cat bisa memudar bahkan menjadi belang.

Selain itu, faktor perawatan juga mempengaruhi warna repaint pelek mobil.

Aditya Pradifta
Poles ban dan pelek Fortuner pakai Mother's Black to Black Tire Shine

Baca Juga: Waspada Bibir Pelek Mobil Pecah, Penyebabnya Gara-gara Hal Ini

"Kalau pemilik terlalu malas cuci mobil, dan pelek dibiarkan kotor dan menimbulkan jamur juga bisa merusak," beber pria yang workshopnya ada di Jatiwaringin, Bekasi.

"Sebaiknya selalu rutin cuci mobil agar kotoran tidak mengendap lama di pelek dan akhirnya merusak warnanya," bebernya.

Jadi jangan malas merawat pelek mobil yang telah dicat ulang, sob.