Belum Banyak yang Tahu, Jalan Lurus Terpanjang di Dunia Ini Jaraknya Dua Kali Jakarta-Bandung, Bisa Bikin Mati Gaya!

Ditta Aditya Pratama - Senin, 7 September 2020 | 11:27 WIB

Highway 10 punya jalan lurus terpanjang di dunia (Ditta Aditya Pratama - )

Menurut Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Center, jalur berkelok membuat otak pengemudi tetap aktif dan dapat menjaga pengemudi untuk tetap fokus.

“Sementara jalan yang lurus dan panjang, dapat menyebabkan "highway hipnosis" dimana pengemudi bisa masuk ke fase "trance" (ngeblank) saat mengemudi,” ungkapnya.

“Yang lama kelamaan akan masuk ke fase micro sleep, ini sangat berbahaya mengingat saat di kecepatan 100 km/jam misalnya, per detik itu kita bergerak sejauh kurang lebih 28 meter,” lanjut Marcell.

Makanya beberapa jalan tol yang panjang dan lurus seperti Tol Cipali, dirasa lebih berbahaya dibandingkan dengan jalan berkelok di pegunungan.

“Di luar negeri banyak terowongan-terowongan lurus panjang yang menembus gunung, dibuat variatif dengan menggunakan lampu yang berbeda, ini bertujuan untuk menjaga driver tetap fokus,” katanya. 

www.arup.com
Ilustrasi terowongan (tunnel)

Lalu bagaimana caranya biar enggak kena sindrom highway hypnosis ini?

Mengutip dari wheelzine.com, ada beberapa trik sederhana biar kamu enggak cepat ngeblank gara-gara highway hypnosis.

Kalau kamu naik mobil bersama orang lain, usahakan tetap aktif berkomunikasi tiap beberapa menit namun jangan sampai juga komunikasi kamu jadi bikin enggak fokus mengemudi.

Cukup lakukan perbincangan sederhana saja agar tidak merasa bosan.