Target Beroperasi di 2021, Jasa Marga Kebut Pembangunan Konstruksi Jalan Tol Serpong-Cinere

Muhammad Ermiel Zulfikar - Selasa, 21 Juli 2020 | 18:40 WIB

Jasa Marga Kejar Penyelesaian Konstruksi Jalan Tol Serpong-Cinere. (Muhammad Ermiel Zulfikar - )

GridOto.com - PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) selaku anak usaha PT Jasa Marga (persero) terus mengupayakan agar Jalan Tol Serpong-Cinere dapat dioperasikan pada 2021 mendatang.

Adapun saat ini pihaknya sedang mengebut pengerjaan konstruksi dari jalan tol sepanjang 10,14 km tersebut.

Sehingga diharapkan bisa rampung pada akhir Oktober 2020 nanti.

"Penyelesaian pekerjaan konstruksi yang saat ini masih dikejar penyelesaiannya adalah pekerjaan mainroad, saluran/drainase, dinding penahan tanah serta oprit overpass," ujar Ayu Widya Kiswari, Direktur Utama CSJ dalam siaran resmi Jasa Marga, Selasa (21/7/2020).

Baca Juga: Lakukan Pemeliharaan Jalan di Tol Jagorawi Pekan Ini, Jasamarga Metropolitan Tollroad Bakal Terapkan Contra Flow 

Ayu menjelaskan, secara total progres pengadaan tanah telah mencapai 91,23 persen dan progres konstruksi telah mencapai 82,69 persen.

Ia pun optimis pekerjaan konstruksi segera tuntas dan dapat beroperasi sesuai jadwal.

"Untuk masing–masing seksi, Seksi I progres pengadaan tanah mencapai 96,00 persen dan progres konstruksi mencapai 92,04 persen. Sementara Seksi II progres pengadaan tanah telah mencapai 79,35 persen dan progres konstruksi mencapai 61,14 persen," jelas Ayu.

Sebagai informasi, Jalan Tol Serpong-Cinere merupakan bagian dari Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) 2, dengan Seksi 1 Serpong-Pamulang sepanjang 6,59 KM dan Seksi 2 Pamulang-Cinere sepanjang 3,55 KM.

Baca Juga: Beroperasi Sejak 2018, Mobil Pintar Jasa Marga Telah Mengolah Data Kondisi Jalan Hingga Puluhan Ribu Kilometer 

Nantinya jalan tol tersebut akan memiliki 1 junction yang terhubung dengan ruas Jakarta-Serpong dan Serpong-Kunciran, serta 1 interchange yang terhubung dengan Jalan Nasional RE Martadinata.

Hadirnya Jalan Tol Serpong–Cinere juga diharapkan dapat menjadi jalur alternatif bagi pengguna jalan yang menuju Bandara Soekarno-Hatta, serta dari arah Tangerang Selatan menuju Jakarta (via ruas Tol Serpong-Kunciran).