Street Manners: Hindari Jenuh di Jalanan Lurus, Begini Cara Mengatasinya!

Naufal Shafly - Minggu, 28 Juni 2020 | 20:17 WIB

Ilustrasi Tol Trans Jawa yang memiliki karakteristik jalan lurus (Naufal Shafly - )

GridOto.com - Sejumlah ruas tol di Indonesia memiliki karakteristik jalan yang lurus panjang di beberapa titik tertentu.

Misalnya saja tol Trans Jawa, yang sejumlah ruasnya hanya berupa trek lurus.

Hal itu tentunya berbahaya bagi pengemudi, karena dapat membuat jenuh dan mengantuk saat berkendara.

"Jalanan yang lurus membuat kecepatan kendaraan cenderung konstan, itu dapat membuat konsentrasi pengemudi akan berkurang," ucap Jusri Pulubuhu, Instruktur serta Pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Sering Lewat Jalanan Lurus? Hati-hati Kena Sindrom Highway Hypnosis

"Alasannya, karena aktivitas yang mereka lakukan monoton sehingga konsentrasi pengemudi akan berkurang," sambungnya.

Lantas, bagaimana cara meghindari hal tersebut?

Jusri menjelaskan, pengemudi harus selalu menstimulasi otaknya agar berhati-hati dan waspada dengan apa yang mereka lihat.

"Misalnya ada mobil di bahu jalan, pengemudi harus tahu kalau mobil tersebut bisa saja tiba-tiba bergerak ke badan jalan. Jadi tindakannya adalah jangan terlalu dekat dengan mobil tersebut," ucapnya.

Baca Juga: Saat Berkendara, Lebih Seram Menghadapi Jalan Lurus, Tikungan atau Perempatan?

"Intinya, pengemudi harus mengerti apa yang dilihat, dan tahu apa yang harus dilakukan terhadap objek yang dilihatnya," jelasnya.

Dengan begitu, otak akan terstimulasi untuk selalu waspada sehingga rasa jenuh bisa diminimalisir.