Mobil Jarang Dipakai, Mengapa Bilah Wiper Tidak Boleh Diangkat?

Radityo Herdianto - Jumat, 15 Mei 2020 | 10:00 WIB

Bilah Wiper Tidak Perlu Diangkat Saat Mobil Jarang Digunakan (Radityo Herdianto - )

GridOto.com - Ada banyak cara yang dilakukan pemilik mobil untuk menjaga keawetan komponen saat mobil jarang dipakai.

Salah satu yang sering ditemukan adalah kebiasaan pemilik mobil menangkat bilah wiper dengan maksud menjaga karet wiper agar tetap utuh.

"Ini salah kaprah yang paling banyak dilakukan, kalau bilah wiper sering diangkat malah cuma bikin rusak wiper," buka Arief Hidayat, selaku CEO Wealthy Group kepada GridOto.com dalam acara #Ngovi tentang "Perawatan Mobil selama PSBB" (8/5).

Menurut Arief, ketika bilah wiper diangkat dalam waktu cukup lama, per di balik tangkai wiper akan terus merenggang yang membuatnya menjadi kendur.

Sewaktu wiper diletakkan kembali, per tangkai wiper tidak punya tekanan yang kuat untuk menempel karet wiper ke permukaan kaca.

Radityo Herdianto / GridOto.com
Ilustrasi. Mobil Terparkir Lama dan Jarang Dipakai

Baca Juga: Ungkap Rahasia Fungsi Lain dari Air Radiator Selain Meredam Panas

"Wiper jadi oblak karena per tidak bisa menahan gerak bilah wiper waktu digunakan kembali," tekan Arief.

Dampaknya karet wiper tidak bisa sempurna menyeka air yang menempel di permukaan kaca, sebaik apapun kondisi karet.

"Karet wiper juga sudah dirancang tahan panas dari permukaan kaca sehingga tidak mudah getas," jelas Arief.

Lanjut Arief, posisi karet wiper yang terus menempel di permukaan kaca tidak akan membuat karet menjadi menekuk dan mengurangi kemampuan menyeka air.

"Sekalipun karet wiper sudah getas atau berumur, ganti bilah wiper jauh lebih murah daripada ganti satu set per dengan tangkai wiper," ujar Arief.