Street Manners: Pemotor Jangan Coba-coba Pakai Ban Depan dan Belakang Sama Ukuran, Ini Bahayanya!

Harun Rasyid - Senin, 27 April 2020 | 14:32 WIB

Ilustrasi ban motor dengan white wall (Harun Rasyid - )

GridOto.com - Pada setiap motor standar, ban depan dan belakang memiliki perbedaan ukuran. Biasanya ukuran ban belakang lebih besar sedikit.

Sebagai contoh, pada motor matik dengan pelek ukuran 14 inci, ban depannya berukuran 80/90 sedangkan untuk ban belakang memakai ukuran 90/90.

Namun apa jadinya jika motor memakai ban depan dan belakang dengan ukuran yang sama? Apakah benar dapat membuat tarikan motor lebih ringan?

Baca Juga: Street Manners : Ujian SIM Gagal Tiga Kali, Perlu Biaya Tambahan Buat Daftar Lagi?

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana mengatakan, eksperimen mengganti ukuran ban di luar standar pabrikan mempunyai risiko yang mengganggu kenyamanan berkendara.

"Demi memenuhi kebutuhan kecepatan dan gaya, ukuran standar ban banyak diubah. Seperti memakai ban depan dan belakang yang ukurannya sama, padahal ini mempunyai konsekuensi yang buruk," ujar Sony saat dihubungi GridOto.com, Senin (27/4/2020).

Sony mengungkapkan, mengganti ukuran ban sebenarnya sah saja asal mempertimbangkan dampaknya.

"Sebenarnya sah-sah aja mengganti ban yang lebih kecil, tapi pertimbangkan risiko dan keamanannya. Ban motor yang lebih kecil memang membuat tarikan motor lebih enak sedikit, tapi kestabilan motor saat melaju akan berkurang," terangnya.

Baca Juga: Motor Tidak Dipakai, Waspada Ban Kempes Bikin Pentil Ban Robek

"Begitu juga sebaliknya, ban motor ukuran besar lebih stabil tapi beban motor jadi bertambah. Karena makin besar ukuran ban makin berat bobotnya," jelas Sony lagi.

Menurut Sony, alasan ban belakang ukurannya lebih besar adalah demi menunjang kemudahan berkendara.

Pradana/GridOto.com
Latihan safety driving atau safety riding gak harus selalu di lapangan, di rumah aja juga bisa loh!


"Ban depan lebih kecil itu untuk memudahkan pengendara mengatur arah manuver motornya, sedangkan ban belakang yang lebih besar fungsinya untuk menjaga kestabilan. Mengingat bobot beban motor, pengendara, serta barang bawaan itu terdistribusi di bagian belakang motor," ucapnya.

"Apalagi dengan adanya penumpang atau barang, kerja ban belakang tentu lebih berat untuk menopang dan menstabilkan laju motor. Sehingga kalau ban belakang dikecilkan pastinya kestabilan terganggu dan membahayakan pengendara, hingga menyebabkan kecelakaan," ungkap Sony.

Baca Juga: Street Manners: Masih Banyak Pengemudi yang Pakai Lampu Hazard saat Hujan, Ini Salah dan Berbahaya!

Ia menambahkan, memodifikasi motor boleh saja asal tetap memperhatikan prinsip keselamatan dan keamanan berkendara.

"Jadi kuncinya adalah saat berpikir untuk memodifikasi ban motor dan part lainnya, pertimbangkan untung rugi dan keamanannya, karena tanpa pertimbangan yang matang justru bisa membahayakan nyawa," tutupnya.