Pasang Arah Rotation Ban Mobil Terbalik Bisa Bahaya, Ini Penyebabnya

Radityo Herdianto - Kamis, 9 April 2020 | 17:00 WIB

Ilustrasi. Tanda Rotation Ban Mobil (Radityo Herdianto - )

GridOto.com - Laju mobil sepenuhnya mengandalkan ban karena menjadi satu-satunya bagian yang menempel ke permukaan jalan.

Dalam pemasangan ban, wajib hukumnya untuk memperhatikan tanda rotation atau arah putar ban yang harus sesuai dengan arah putar roda mobil.

Jika rotation ban mobil dipasang terbalik ternyata bisa menimbulkan dampak yang cukup bahaya.

"Tujuan utama alur ban itu dirancang untuk menjaga daya cengkeram ban ke permukaan jalan, salah satunya memecah genangan air," tekan Wibowo Santosa, pemilik bengkel spesialis Permaisuri Ban kepada GridOto.com.

Pemasangan rotation ban yang terbalik berlawanan dengan arah putar roda juga membuat fungsi alur ban untuk memecah genangan air menjadi terbalik.

Radityo Herdianto
Alur Tapak Ban untuk Memecah Genangan Air

Baca Juga: Bukan Ngajak Ribut, Sesekali Geber Mesin Mobil Ada Bagusnya Juga Lho

Arah putar ban sudah disesuaikan dengan rancangan alur ban yang seharusnya membuang genangan air agar mengalir ke arah keluar untuk mengurangi debit air di area tapak ban.

"Kalau terbalik aliran air di dalam celah alur ban malah cenderung masuk ke dalam, debit air di area tapak ban menjadi lebih banyak," terang Wibowo.

Debit air yang menjadi terfokus ke tengah tapak ban akan menghasilkan tekanan air ke atas yang membuat ban mengalami gejala mengambang.

"Otomatis area kontak tapak ban ke permukaan jalan berkurang, mobil jadi mengalami aquaplaning, mudah tergelincir di jalan basah," ujar Wibowo.