Cegah Kotor dan Bau, Sebaiknya Seberapa Sering Helm Dicuci?

Muhammad Farhan - Senin, 17 Februari 2020 | 11:41 WIB

Sikat gigi bisa dipakai untuk menyikat busa helm (Muhammad Farhan - )

GridOto.com - Cegah kotor dan timbulnya bau tidak sedap akibat pemakaian, seberapa sering sebaiknya helm dibersihkan atau dicuci?

Berkendara di musim hujan seperti saat ini, pastinya risiko helm dihinggapi air hujan dan cipratan air dari pengguna jalan lain jadi lebih besar.

Cuaca yang sering berubah dari panas hingga turun hujan dan tidak menentu ini tentu bikin pengguna jadi sering berkeringat.

"Kalau untuk membersihkan shell dan visor helm, sebaiknya segera dilap pakai kain microfiber dan air bersih setelah kena hujan," ujar Agus Hermawan, owner toko Juragan Helm yang bermarkas di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

(Baca Juga: Comot Part Honda PCX, Honda Vario Punya Sokbreker Belakang Double!)

Selain agar helm tetap dalam kondisi bersih, mengelap helm dari bekas air hujan bertujuan untuk mencegah terjadinya kusam dan karat.

Sebab kandungan air hujan sendiri mengandung zat asam sehingga dapat merusak lapisan pernis cat dan mekanisme besi yang ada di helm.

Fadhliansyah
Gunakan kain microfiber untuk mengelap helm

"Sedangkan untuk bagian dalam atau padding, bisa dicuci secara berkala setidaknya setiap dua minggu sekali untuk helm pemakaian harian," lengkapnya.

Selain mengatasi timbulnya bau tidak sedap, mencuci helm berguna untuk mencegah hinggapnya bakteri penyebab penyakit kulit.

(Baca Juga: Ban Motor Apa yang Cocok Buat Harian, Pilih Awet Atau Performa?)