Jalur Tol Layang Japek Bergelombang Parah, Hati-hati Mulai dari Kilometer Ini

M. Adam Samudra - Senin, 16 Desember 2019 | 20:52 WIB

Saat GridOto.com melaju di Tol Layang Jakarta-Cikampek II dengan kecepatan 80 Km/Jam pun masih banyak mobil yang berhasil menyalip. (M. Adam Samudra - )

GridOto.com - Sejumlah pengendara merasakan sensasi berbeda saat melintasi Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Elevated II. 

Bahkan secara umum jalan tol dinilai cukup baik dengan dilengkapi rambu-rambu dan lampu penerangan yang komplit.

Namun, Tol Layang Japek rupanya masih menyimpan banyak kekurangan yang masih dikeluhkan oleh para pengendara.

Salah satunya yakni permukaan jalan yang bergelombang di fase sambungan.

(Baca Juga: Beberapa Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Memasuki Jalan Tol Layang Japek dari Pakar Safety)

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC)
mengatakan, dirinya telah merasakan hentakan jalan tol layang sepanjang 38 kilometer tersebut.

"Yang paling parah menurut saya arah Cikunir ke Karawang. Dimana jalur tersebut hampir sepanjang jalan sambungan badan jalannya saja sudah begelombang," kata Jusri kepada GridOto.com, Senin (16/12/2019).

Secara keseluruhan, jalan tersebut sudah sangat bagus.

Namun, masih ada yang perlu diperhatikan secara serius.

(Baca Juga: Ini 4 Kuliner yang Lebih Cepat Dicapai Berkat Tol Layang Cikampek)

"Kedua ruas tersebut baik berangkat dari Cikunir-Karawang ataupun sebaliknya itu bumping. Cuma level bumpy-nya berbeda. Belum lagi disetiap sambungan. Hentakan sangat keras sekali, sehingga ketika membuka kaca kita mendengar suara mobil lain menghantam sambungan dengan keras sekali," paparnya.

Bahkan ia mencatat ada beberapa jalur yang bergelombang cukup parah.

"Mulai KM 10, KM 11, KM 12 , KM 13 dan KM 18 itu sangat terasa bumpy-nya," ucap dia.

Untuk itu, Jusri mengaku pengelola Jalan Tol seharusnya bisa memasang adanya rambu gundukan.

Sehingga dengan adanya rambu tersebut
itu artinya Anda harus waspada terhadap kondisi jalan yang tidak rata.