Johann Zarco Terang-terangan Ingin Kursi Pembalap Reguler Honda

Rezki Alif Pambudi - Kamis, 7 November 2019 | 15:26 WIB

Johann Zarco (Rezki Alif Pambudi - )

GridOto.com - Johann Zarco bisa dibilang tampil cukup memuaskan di 2 balapan terakhir bersama tim LCR-Honda.

Johann Zarco memang masih beradaptasi, tapi adaptasinya tidak diragukan cukup cepat, terbukti dirinya bisa ikut bertarung dengan beberapa pembalap top di MotoGP Malaysia.

Di kualifikasi MotoGP Malaysia, Zarco berhasil menembus 10 besar, dan sempat memberikan penampilan bagus sebelum akhirnya crash.

Hal itu menuai pujian, termasuk dari Honda sendiri.

Meski enggan jumawa, Zarco terang-terangan ingin kursi sebagai pembalap reguler Honda.

(Baca Juga: Desainer Sirkuit Legendaris Datang ke Jakarta, Inikah Layout Sirkuit Formula E Jakarta Tahun Depan?)

Zarco ingin kursi di tim LCR-Honda, mengisi tempat Cal Crutchlow.

"Cal Crutchlow sudah di Honda cukup lama, tentu dia ingin masuk ke tim pabrikan. Tapi dia juga kasih sinyal ingin pensiun, sejak dia punya anak dan sudah berkompetisi di MotoGP sangat lama," kata Zarco dilansir GridOto.com dari Paddock-GP.com.

"Aku berbeda, aku tidak punya anak dan bahkan tidak punya motor. Jadi aku punya determinasi untuk balapan bukan cuma 1 tahun saja dan denganku di sana, akan ada masa depan lebih daripada dengan Cal Crutchlow," jelasnya.

Selain kursi Cal Crutchlow, Zarco juga mau saja jika jika menempati kursi Jorge Lorenzo.

"Denganku, Honda akan punya kesempatan melihat pembalap lain meraih podium, tidak hanya Marc Marquez," kata Zarco.

"Jorge Lorenzo seperti ketakutan, dia tidak bisa memaksimalkan potensi motornya. Untuk Jorge, aku punya rasa hormat tingi. Dia seorang juara dan aku sangat menghargainya. Tapi sayang dia sedang kesakitan," jelasnya.

Kiprah Zarco cukup menarik di Honda, mampukah Zarco akhirnya mendapatkan kursi yang diinginkannya? Kita tunggu saja!