Cairan Semir Ban Ternyata Bisa Merusak Mobil Yang Wrapping Sticker Warna Hitam dan Dof

Aditya Pradifta - Kamis, 13 Juni 2019 | 18:29 WIB

Mercedes-Benz GLA Limited Edition dengan wrapping sticker matte (Aditya Pradifta - )

GridOto.com - Karakter dof pada warna mobil memang keren karena selain memunculkan kesan sporty dan berbeda.

Meski unik, ternyata ada resiko jika mobil kita wrapping sticker warna hitam dan dof saat kita melakukan semir ban berlebihan.

"Banyak customer yang ngomong sticker ini yang warna dof, untuk bagian fender sama pintu itu ada muncul warna putih seperti jamur," ucap Heru dari TeckWrap Indonesia.

Padahal, dalam kondisi normal setidaknya hanya debu atau pasir aspal yang menempel. Seperti sudah dijelaskan cara membersihakanya pada artikel sebelumnya.

Baca Juga: Merawat Wrapping Sticker di Mobil Usai Mudik, Perhatikan Beberapa Hal Ini

Semir ban mobil berlebihan bisa merusak sticker bodi mobil karena cipratan
"Mereka kira sticker-nya jelek padahal setelah dicek itu akibat cuci steam, orangnya poles ban atau semir ban terlalu tebal sehingga cairannya muncrat ke bagian-bagian sticker bodi" imbuh Heru lagi.

Cairan semir ban yang terlalu keras inilah yang membuat timbul bercak putih terutama pada area dekat ban seperti fender dan pintu yang dilapis sticker.

Umumnya cairan semir ban terbuat dari bahan silikon, detergen atau foam.

Ketiga bahan ini khususnya yanng berbahan silikon mengandung zat kimia solvent yang punya efek merusak.

Yang kalau dipakai di ban dalam intensitas lama bisa merusak karet ban dan ketika terpapar di bodi yang bungkus sticker hitam atau warna dof akan memberi efek bercak putih.

"Untuk itu kami sarankan ke pemilik mobil, selesai cuci mobil lebih baik semir ban tipis-tipus saja, tidak usah terlalu tebel. Karena ban itu kan berputar terus pastinya ada cipratan dari cairan semir tersebut," pungkas Heru memberi solusi.