Daihatsu Terios, Toyota Rush dan 3 Mobil Lain Ringsek! Ini Penyebab Tabrakan Beruntun di Tol Waru Sidoarjo

Gayuh Satriyo Wibowo - Sabtu, 8 Juni 2019 | 18:30 WIB

Mobil ringsek parah akibat kecelakaan beruntun di Tol Waru. (Gayuh Satriyo Wibowo - )

 

GridOto.com - Kecelakaan beruntun yang melibatkan 5 mobil di antaranya Daihatsu Terios dan Toyota Rush terjadi di Tol Waru arah Pasuruan, Jawa Timur terjadi pada Sabtu (8/6/2019).

Dari kejadian tersebut membuat kelima mobil yang terlibat mengalami ringsek parah pada bagian depan dan belakang mobil itu.

Mengkutip dari Surabaya.tribunnews.com, Kasat PJR, AKBP Bambang Sukmo Wibowo mengatakan kecelakaan melaju dari arah Waru menuju Kejapanan Pasuruan di lajur kanan.

"Kendaraan melaju bersama diperkirakan kecepatan 70-80 km/jam, kendaraan di depan mengerem mendadak dan tidak bisa diantisipasi kendaraan di belakangnya," kata AKBP Bambang Sukmo Wibowo, Sabtu (8/6).

Saat didatangi polisi, kendaraan terdepan langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.

(Baca Juga: Gak Kuat Nanjak, Truk Takbiran Giles 2 Orang Hingga Tewas di Kudus)

Dari data kepolisian, kecelakaan beruntun tersebut melibatkan mobil Daihatsu Terios yang dikendarai Deary (29), Toyota Rush yang dikendarai Sumatri (39), Daihatsu xenia dikendarai Antonius Tanjung (42) dan Toyota Innova yang dikendarai Yasmin (50).

"Kerusakan kendaraan di bagian depan dan belakang, satu orang luka ringan sudah dibawa ke RS Delta Surya," terang Bambang.

atas kejadian tersebut AKBP Bambang Sukmo Wibowo mengimbau para pengendara diharapkan berhati-hati dan tetap menjaga jarak aman selama berkendara.

Dari hasil olah TKP sementara, Bambang mengatakan bahwa sopir kurang menguasai teknis dalam berkendara.

"Dugaannya karena masing-masing pengemudi tidak menjaga jarak aman dan tidak menguasai teknis berkendara sehingga rem mendadak dan yang belakang tidak bisa menghindar," pungkas Bambang.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul, "Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Sidoarjo, 5 Mobil Ringsek Satu Pengendara Terluka, Ini Kronologinya."