Puasa, Benarkah Jam Macet Jakarta Akan Lebih Awal ?

M. Adam Samudra - Senin, 6 Mei 2019 | 10:05 WIB

Ilustrasi macet (M. Adam Samudra - )

GridOto.com - Ramadhan mengubah kebiasaan orang kantoran yang otomatis menggeser jam kerja dan kepadatan arus lalu lintas. 

Bahkan di bulan puasa ini, jalanan terasa lebih macet.

Kasubdit Standarisasi Cegah dan Tindak Ditkamsel Korlantas Polri Kombes Kingkin Winisuda mengatakan, hal ini karena sejumlah orang bersamaan pulang kantor, agar dapat berbuka puasa di rumah bersama keluarga.

Akibat kemacetan ini, banyak masyarakat salah memperkirakan waktu perjalanan pulang.

(Baca Juga : Puasa 11 Bulan, Ini Rahasia Sean Gelael Dapat Point di Race 1 F2 Azerbaijan)

Alhasil, berbuka puasa di tengah jalan menjadi pilihan.

"Dilakukan seperti biasa saja karena orang-orang kantor tidak hanya dari pemerintahan saja tapi ada juga yang dari swasta," kata Kombes Kingkin kepada GridOto.com beberapa waktu lalu.

"Tinggal dari masing-masing individu bisa memperhitungkan jarak dan waktunya serta gunakan alat tranportasi apa yang digunakan dari tempat tinggalnya ke tempat kerjanya," ucap dia.

Untuk diketahui, kemacetan akan dimulai lebih cepat dari biasanya.

(Baca Juga : Ibu Kota Pindah, Akankah Jakarta Bebas Macet? Begini Kata Pengamat)

Diperkirakan perbedaan waktunya mencapai 30 menit. 

Yang biasanya dimulai pukul 16.00, bisa lebih cepat menjadi 15.30, karena banyak orang mengejar buka puasa.

"Yang pasti untuk petugas harus hadir di lapangan dari jam-jam sibuk (tentatif/situasional) ," pesannya.