Efek Kemenangan Beruntun Alvaro Bautista di WSBK, Ducati Harus Rela Kehilangan Hal Ini

Gagah Radhitya Widiaseno - Kamis, 11 April 2019 | 12:52 WIB

Pembalap Ducati, Alvaro Bautista berhasil memborong 3 kemenangan di balapan WSBK Aragon 2019 (07/03/2019) (Gagah Radhitya Widiaseno - )

GridOto.com - Sapu bersih 9 kemenangan di 9 balapan, ada konsekuensi yang harus didapat Alvaro Bautista dan Ducati di World Superbike 2019.

Dilansir dari Crash.net, Rabu (10/4), FIM resmi merilis status konsesi dan batasan rpm (rev limit) masing-masing pabrikan.

Setelah 3 balapan awal, FIM diperbolehkan untuk menyeimbangkan kemampuan motor tiap pabrikan dengan menggunakan konsesi dan juga rev limit ini.

Ducati sudah mengumpulkan 20 poin konsesi sebagai yang paling kuat sementara ini dan tidak mendapat status konsesinya.

(Baca Juga : Otorace: Alvaro Bautista Mau Balik ke MotoGP, Ada Syaratnya!)

Sesuai regulasi yang berlaku, pabrikan dengan jarak konsesi lebih dari 9 dari pabrikan terkuat, boleh melakukan upgrade motor di balapan selanjutnya setelah update status konsesi dari FIM keluar.

Jadi Kawasaki yang meraih 13 poin konsesi, tidak mendapat status konsesi dan tidak boleh melakukan upgrade.

Sementara pabrikan lain seperti Yamaha, BMW, Honda, boleh menambah 1 part konsesi untuk meningkatkan kekuatan motornya.

Lalu untuk urusan rev limit, ada perubahan dari aturan sebelumnya.

HALAMAN SELENGKAPNYA >>>>>>