Nissan pilih Thailand Sebagai Pusat Produksi Baru Mobil Listriknya

Mavellyno Vedhitya - Sabtu, 26 Januari 2019 | 18:30 WIB

Mobil listrik Nissan akan mulai di produksi di Thailand (Mavellyno Vedhitya - )

GridOto.com - Salah satu produsen mobil asal Jepang, Nissan, telah memilih Thailand sebagai pusat produksi baru untuk mobil listriknya.

Dilansir dari Bangkok Post, ini diungkapkan oleh Yukata Sanada, yang merupakan wakil presiden senior regional dan kepala operasi Nissan Asia dan Oseania.

Tempat pusat produksi mobil listriknya ini akan menjadi yang pertama di luar Negara asalnya Jepang.

Pusat produksi yang baru ini juga akan melayani pasar lokal, serta pengiriman luar negeri, “Nissan akan mempercepat keluaran mobil listrik dari sini,” ujar Sanada.

(Baca Juga : Hari Ini Tim R&D Nissan Motor Indonesia Uji Tangki Bahan Bakar Serena)

Keputusan Nissan ini didorong oleh persetujuan dari Dewan Investasi Thailand, untuk proyek produksi kendaraan listrik hybrid pada 25 Juli 2018 lalu.

Di bawah proyek tersebut, Nissan Menginvestasikan dana kurang lebih 350 juta dolar Amerika serikat atau setara Rp 4,9 triliun untuk memproduksi mobil listrik hybrid, dan baterai pada fasilitas yang berlokasi di Bang Saothong, provinsi Samut Prakarn.

Bangkok Post
Tempat produksi mobil listrik Nissan yang baru, didukung oleh Nissan Motor Thailand

Setelah ini, Antoine Barthes selaku presiden Nissan Motor Thailand, mengatakan pembuat mobil akan bekerja dengan aplikasi untuk perakitan mobil listriknya dengan teknologi yang canggih.

Namun, walaupun kebijakan Thailand mendukung pembuatan mobil listrik lokal, tapi insentif permintaan juga diperlukan.

(Baca Juga : Nissan Motor Indonesia Soal Beredarnya Nissan Baru Yang Sempat Diduga Pengganti Grand Livina, Itu Untuk Media Test Drive)

“Para pembeli mobil listrik Nissab harus menerima hak finansial dan non-finansial seperti subsidi tunai, tempat parkir gratis, atau boleh melewati jalut bus, mirip dengan di Norwegia, salah satu negara maju yang telah melihat keberhasilan dalam mendorong permintaan mobil listrik” ujar Barthes.

Nissan Motor Thailand juga baru-baru ini merayakan tonggak sejarah untuk operasi manufakturnya di Thailand setelah mengekspor satu juta unit, yang dimulai sejak tahun 1999.

Hingga saat ini, Nissan telah mengekspor mobilnya ke lebih dari 115 negara, dengan enam model Yaitu: Nissan Almera, March, Navara, Sylphy, Teana, dan Terra.