6 Fakta Terkait Penembakan Perwira TNI, Dari Jenis Kendaraan Hingga Pelaku Juga Anggota TNI

Adi Wira Bhre Anggono - Rabu, 26 Desember 2018 | 10:15 WIB

Mobil dinas Letkol CPM Dono Kuspriyanto yang bolong ditembus peluru pada Selasa (25/12/2018) malam. (Adi Wira Bhre Anggono - )

GridOto.com - Seorang perwira menengah (pamen) militer dari TNI baru saja menjadi korban penembakan pada Selasa (25/12/2018) malam.

Nama anggota TNI yang berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) CPM itu adalah Dono Kuspriyanto.

Letkol Dono tewas di tempat kejadian perkara setelah seseorang yang diduga mengendarai motor melesatkan peluru ke arah mobilnya.

Penembakan Letkol CPM Dono Kuspriyantoini terjadi di depan RS Hermina, Jatinegara, Jakarta Timur pada pukul 23.20 WIB.

Berikut deretan fakta di balik penembakan Letkol CPM Dono Kuspriyanto yang dihimpun dari Tribun Network.

(Baca Juga : Rekayasa Lalu Lintas Akan Dilakukan di Malam Pergantian Tahun Baru di Jakarta)

1. Mobil Letkol Dono ditembak dari arah belakang dan samping

Tribunnewsbogor.com
Letkol CPM Dono Kuspriyanto tewas ditembak saat mengendarai mobil Toyota Kijang nomor pelat 2334-34 di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Selasa (25/12/2018) malam.

Saat penembakan terjadi, ketika itu Letkol CPM Dono Kuspriyanto tengah mengendarai mobil dinas Toyota Kijang LGX berpelat nomor 2334-34 di kawasan Jatinegara melalui jalur busway.

Tepat di depan RS Hermina, terjadi penembakan oleh orang tak dikenal terhadap anggota yang bertugas di Puspom TNI AD (Puspomad) tersebut.

Pelaku yang mengendari skutik Yamaha NMAX menembak bagian belakang mobil dinas korban, hal itu terlihat kaca mobil mobil korban hancur.