Kenapa Suzuki dan Aprilia Tidak Mau Bikin Tim Satelit MotoGP?

Rezki Alif Pambudi - Kamis, 13 Desember 2018 | 16:05 WIB

Alex Rins dan Aleix Espargaro (Rezki Alif Pambudi - )

GridOto.com - Masing-masing tim MotoGP sedang melancarkan manuver-manuver agar semakin kompetitif di musim depan.

Yang paling gila ambisi KTM yang belum terlihat kompetitif, tapi malah jor-joran merekrut Tech3 untuk jadi tim satelitnya.

Bahkan KTM merekrut Dani Pedrosa sebagai test rider-nya.

Suzuki dan Aprilia kok terlihat tidak melakukan sesuatu yang wah ya?

(Baca Juga : Pembalap Debutan Lando Norris Pasang Target Ambisius Banget di F1 2019)

Kalau Aprilia sih wajar memang belum terlihat kompetitif, tapi Suzuki yang sudah kompetitif kok tidak berani ya bikin tim satelit di MotoGP 2019?

Kira-kira kenapa ya Suzuki dan Aprilia tidak mau bikin tim satelit?

Masalah utamanya sumber daya, ya uang, ya infrastruktur, ya manusianya.

"Ide tim satelit sebenarnya jadi tujuan buat Suzuki, kami ingin punya satu lagi cara untuk mendapat informasi dan tes untuk motornya," kata bos Suzuki MotoGP, Davide Brivio, dikutip GridOto.com dari Paddock-GP.

Masalah dana dan sumber daya jadi alasan Suzuki.

"Tapi itu investasi berat, kami belum punya sumber daya dan orang-orang seperti kompetitor kami," jelas Brivio.

Brivio kasih kode, memang untuk sementara ini belum, tapi kemungkinan Suzuki bisa punya tim satelit di MotoGP 2021.

(Baca Juga : Demi Jorge Lorenzo, Honda Siap Bikin 2 Motor Berbeda)

"Sebenarnya kami berusaha untuk itu, aku percaya semua tim akan bersama dengan pabrikan sampai 2020, kami punya ide tapi sebenarnya masih belum selesai," tegasnya.

Sedangkan bos Aprilia, Romano Albesiano, terang-terangan menolak wacana itu.

"Itu bukan prioritas kami, kami lebih ingin investasi ke struktur penting dan tes motor," jelasnya.

Masalahnya sih sama, Aprilia masih belum punya sumber daya dan struktur sebesar kompetitornya.