Kemenhub Komitmen Tingkatkan Keselamatan di Tol Trans Jawa

M. Adam Samudra - Jumat, 7 Desember 2018 | 13:30 WIB

Kementerian Perhubungan bersama Jasa Marga susuri Tol Trans Jawa (M. Adam Samudra - )

GridOto.com - Jaringan Jalan Tol Trans Jawa dari Merak-Surabaya ditargetkan akan tersambung di penghujung tahun ini. 

Hal ini mengemuka dalam Pra Uji Laik Fungsi dan Keselamatan Lalu Lintas, Jumat (7/12/2018).

Budi Setiyadi, Direktur Jendral Perhubungan Darat Kemenhub mengungkapkan, ada sejumlah hal yang ditekankannya terkait konektivitas Jalan Tol Trans Jawa.

Salah satunya adalah regulasi yang manyangkut aspek keselamatan dan kenyamanan.

(BACA JUGA: Simpel-Elegan, Yamaha MX King Livery Movistar Versi Hitam Putih)

"Nanti beberapa regulasi terkait dua hal itu akan diperbaiki dan ditambah. Tapi aspek keselamatan adalah yang utama," ujar Budi melalui keterangannya. 

Kemenhub akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, BPJT, dan Korps Lalu Lintas Kepolisian RI untuk mendapat masukan mengenai keselamatan, kondisi teknis, fisik jalan tol, dan lain-lain.

“Jangka pendek kami, menyuarakan kepada masyarakat luas, bahwa kami tidak main-main bahwa kami ingin (Trans Jawa) bisa dilewati saat Natal nanti,” tuturnya.

Sementara, Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani menyampaikan, kegiatan menyusuri Jalan Tol Trans Jawa bersama Kemenhub untuk memastikan uji laik operasi dan kesiapan fisik, tapi juga keselamatan.

(BACA JUGA: Dilema Letak Pelat Nomor Moge di Depan, Ini Tanggapan Polisi)

"Kami peduli dengan masalah keselamatan. Kami akan pastikan itu sehingga pengguna jalan akan selamat dan merasa nyaman," ucapnya.

"Jadi, sekarang isunya adalah keselamatan. Jelang mudik Natal ini, masih ada waktu bagi kami untuk melengkapi semuanya mulai dari penambahan rambu dan perangkat keselamatan lain-lainnya,” ujar Desi.

Menurutnya, Jasa Marga menaruh perhatian serius terhadap aspek keselamatan berkendara di jalan tol.

(BACA JUGA: Polisi Vietnam Ringkus Pembalap Liar Pakai Alat Kayak Tangkap Ikan)

Sebelum suatu jalan tol dioperasikan, maka jalan tol tersebut harus melalui uji laik operasi.

Hal ini, misalnya, dapat dilihat saat Jalan Tol Solo-Ngawi Segmen Sragen-Ngawi yang diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 28 November 2018 lalu.