Bukan Untuk Pembonceng, Ternyata Ini Fungsi Behel Motor Sebenarnya

Dio Dananjaya - Selasa, 4 Desember 2018 | 18:30 WIB

Pembonceng sering berpegangan pada behel motor (Dio Dananjaya - )

GridOto.com – Mayoritas motor yang beredar di Indonesia umumnya menggunakan behel, yaitu sebuah handle yang terbuat dari besi maupun alumunium di bagian belakang motor.

Usut punya usut, rupanya behel ini tak ditujukan sebagai pegangan bagi para pembonceng.

Hal ini diungkap oleh Sony Susmana, Training Director dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), saat ditemui GridOto.com belum lama ini.

Posisi duduk yang benar buat pembonceng motor itu dengan menghadap ke depan, posisi tangan santai berada di paha. Boleh memegang pinggang pengendara, tapi jangan memegang behel di belakang,” terangnya.

(BACA JUGA: Mau Pasang Behel di Yamaha New V-Ixion? Simak Dulu Video Ini)

Menurutnya posisi pembonceng yang memegang behel motor itu salah, sebab gerak manuver motor jadi kurang seimbang.

yamaha-motor.co.id
Yamaha Aerox salah satu motor yang enggka pakai behel belakang

Hal ini membuat posisi pembonceng kurang menyatu dengan pengendara dan tunggangan.

"Mungkin kalau baru naik masih oke, tapi kalau sudah jalan, apalagi ngebut lebih baik tangan berada di paha," imbuh Sony.

Makanya beberapa motor produksi saat ini ada yang tidak menggunakan behel, misalnya saja Yamaha Vixion atau Aerox.

Tugas behel digantikan sebuah coakan di bodi, berguna untuk mempermudah saat menggeser-geser motor, terutama saat lagi parkiran.

“Fungsi behel memang untuk itu, bukan untuk pegangan saat berkendara. Makanya banyak motor baru yang sudah tidak pakai behel belakang,” tutup Sony.