Jasa Marga Optimis Tol Pandaan-Malang Bisa Beroperasi Awal Tahun Depan

Muhammad Ermiel Zulfikar - Kamis, 4 Oktober 2018 | 19:34 WIB

Pihak Jasa Marga saat menjelaskan fungsi dan peran jalan tol di hadapan 41 mahasiswa/i dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya dan Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang, Jawa Timur. (Muhammad Ermiel Zulfikar - )

GridOto.com - PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM), selaku kelompok usaha Jasa Marga mengaku optimis jalan tol Pandaang-Malang rampung sesuai dengan target yang ditentukan.

Direktur Utama JPM, Agus Purnomo memaparkan, sampai akhir September 2018 kemarin pengerjaan konstrusi di seluruh seksi rata-rata sudah di angka 80 persen.

Ia yakin, dalam waktu dekat jalan tol yang memiliki masa konsesi 35 tahun dengan nilai investasi mencapai Rp 5,9 triliun bisa segera beroperasi.

"Sampai akhir bulan September, pengerjaan konstruksi Jalan Tol Pandaan-Malang Seksi 1 mencapai 87,157%, 63,118% (Seksi 2), 75,188% (Seksi 3), 47,532% (Seksi 4), dan 23,112% (Seksi 5). Selain itu, pengadaaan lahan mencapai lebih dari 90% dari total keseluruhan lahan," ujar Agus dalam siaran resmi Jasa Marga, Kamis (4/10/2018).

(BACA JUGA: Mulai Pasang Girder, Jasa Marga Utamakan Keselamatan)

"Seksi 1 sampai 3 ditargetkan tahap konstruksi selesai awal Desember tahun ini, dan dapat beroperasi pada Januari Tahun 2019," ujarnya.

Jasa Marga
Tol Pandaan-Malang ditargetkan beroperasi Januari 2019


Agus Purnomo menambahkan, setelah beroperasi nanti, Jalan Tol Pandaan-Malang akan membawa dampak ekonomi tak hanya bagi pengguna jalan tol itu sendiri, namun juga lingkungan sekitar.

Bukan tak mungkin, tambahnya, makin nyamannya para wisatawan yang ke Batu, maka makin lama juga mereka menikmati masa liburannya.

Potensi pendapatan pelaku UKM dan kuliner di sekitar daerah wisata tersebut pun akan meningkat pula, termasuk pelaku usaha penginapan.

(BACA JUGA: Jasa Marga Terus Kembangkan Fasilitas Rest Area di Trans Jawa)

“Kalau sekarang dari Surabaya ingin ke Batu untuk liburan bisa memakan waktu lima sampai enam jam di saat liburan," ucap Agus lagi.

"Nanti, setelah lewat tol mungkin tidak sampai satu jam dengan kecepatan rata-rata 100 km/jam," tutupnya.