Mantap! Perluasan Ganjil Genap di Jakarta Bikin Polusi Menurun

Ignatius Ferdian - Rabu, 11 Juli 2018 | 15:54 WIB

Petugas Dinas Perhubungan berjaga di area ganjil genap di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Senin (2/7 (Ignatius Ferdian - )

(BACA JUGA : Terapkan Ganjil- Genap Jelang Asian Games 2018, Polisi Ingin Warga Beralih ke Sepeda)

"Secara umum, sebenarnya semua parameter kualitas udara Jakarta masih di bawah baku mutu. Terlebih lagi dengan penerapan ganjil genap ini, polutan-polutan yang bersumber dari kendaraan bermotor semakin berkurang," kata Isnawa.

Namun di lain hal, Isnawa menyebutkan bahwa kualitas partikel udara atau debu yang berukuran lebih kecil dari 10 mikron masih agak tinggi.

Polusi ini berasal dari proyek pembangunan MRT, LRT, dan penataan trotoar di Jalan Sudirman-Thamrin.

"Proyek-proyek ini dipastikan selesai atau dihentikan sementara saat Asian Games, sehingga dapat dipastikan tidak akan menjadi masalah," tambahnya.

(BACA JUGA : Kemenhub Bocorkan Ada Taksi Listrik dari Blue Bird Saat Asian Games 2018)

Isnawa juga menghimbau bagi masyarakat untuk memilih menggunakan transportasi umum dibanding kendaraan pribadi.

Sehingga kepadatan bisa berkurang dan kualitas udara di Jakarta akan semakin membaik.

Karena trciptanya udara yang bersih merupakan salah satu parameter keberhasilan penyelenggaran Asian Games 2018.

Nah, jadi gimana sob menurutmu kalau di Jakarta kadar polusi terus menurun dan udara semakin bersih?

 

Ada yang masih bertanya-tanya kenapa tol tidak diperuntukkan bagi pengendara motor? Padahal jauh berbeda dengan negara-negara lain, di Indonesia hingga saat ini masih ada larangan motor untuk masuk ke jalan tol. Dikutip GridOto.com dari Kompas.com, ternyata, ada beberapa pertimbangan penting kenapa di Indonesia motor masih dilarang masuk tol. Pendiri dan instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, menyatakan mendukung larangan motor masuk tol yang sampai kini masih diterapkan. Kecuali masyarakat sudah tertib berlalu lintas, baik dalam speed management maupun perilaku lainnya di jalan tol. Kalaupun motor ingin diperbolehkan masuk tol, penerapannya sebaiknya dilakukan seperti di Jembatan Suramadu, Surabaya ataupun Jembatan Bali Mandara, Bali. Di daerah tersebut terdapat pemisahan antara jalur kendaraan roda empat ke atas dengan kendaraan roda dua. Melalui adanya pemisahan itu, maka dari aspek keamanan, khususnya pengguna roda empat jauh lebih aman. Yuk sob, jangan lupa kunjungi GridOto.com (klik link di bio) #jalantol #sepedamotor #lalulintas #tipsmotor #tipsotomotif #gridoto #kompasgramedia #otomotif #duniaotomotif #otomania #motorplus #motorplusonline #jip #otomotifweekly #kompasotomotif #gridnetwork

A post shared by GridOto (@gridoto) on

Artikel serupa telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perluasan Ganjil Genap Turunkan Polusi Udara Jakarta "