All New Rush Berpotensi Matikan Pasar Avanza Veloz?

Ditta Aditya Pratama - Minggu, 25 Maret 2018 | 11:36 WIB

Toyota All New Rush (Ditta Aditya Pratama - )

GridOto.com - Penjualan Avanza yang biasanya konsisten di atas 10.000 unit perbulan, mulai Januari 2018 lalu diketahui mengalami penurunan.

Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) pada Januari lalu Avanza terjual 7.500 unit.

Sementara bulan Februari malah lebih drop lagi dengan hanya terjual 6.700 unit.

Selain karena adanya pesaing di kelas low MPV seperti adanya Confero dan Xpander, rupanya saudaranya sendiri, All New Rush juga disebut menjadi biang anjloknya penjualan Avanza, khususnya Veloz.

(BACA JUGA: Ganjil-Genap Di Bekasi Bikin Jalan Tol Longgar, Pengemudi Jadi Banyak Yang Doyan Ngegas)

“Jadi Avanza Veloz kami yang lari ke Rush, kemudian Avanza" ujar Ardian Nur, dari Auto2000 yang merupakan grup diler terbesar Toyota.

"Suplainya juga sedikit turun karena kami sedikit fokus suplai Rush," bebernya.

Ardian menjelaskan bahwa All New Rush memang punya magnet, sehingga bisa sampai menghisap konsumen Veloz.

Selain modelnya yang lebih fresh, gap yang tipis antara harga Veloz dan Rush juga disinyalir menjadi pemicu berkurangnya konsumen Veloz.

All New Rush meski merupakan model yang baru, tapi harganya malah lebih murah dari versi lamanya, sehingga wajar saja jika Rush punya daya tarik yang kuat.

Saat ini Veloz dijual mulai Rp 215 juta sampai Rp 238 juta, sedangkan All New Rush dijual seharga Rp 239,9 juta sampai Rp 261,3 juta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rush Hisap Konsumen Avanza Veloz "