Keren Bingits, Indonesia Sudah Lebih Duluan Bisa Bikin Bus Listrik Dibanding Mobil Listrik

Niko Fiandri - Jumat, 16 Februari 2018 | 07:02 WIB

Bus listrik akan diperkenalkan ke publik Maret 2018 (Niko Fiandri - )

GridOto.com - Belum selesai obrolan mobil listrik di Indonesia, enggak tahunya bus listrik sudah dibikin di Indonesia. 

Bus listrik ini sudah dijajal Moeldoko, Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko, kemarin (15/2/2018).

Bus bertenaga listrik dari PT Mobil Anak Bangsa (MAB) yang dinamakan Maxvel ini menurut Moeldoko pantas untuk dibanggakan.

Maxvel tidak menggunakan mesin konvensional seperti bus-bus pada umumnya di Indonesia.

(BACA JUGA: Bengis! Video Detik-detik Vespa Culun Bisa Tinggalin Kawasaki Ninja 150)

Kendaraan komersial yang masih dalam tahap pengembangan itu ternyata bertenaga listrik murni.

Moeldoko mengaku, dirinya sengaja secara khusus mengembangkan bus listrik ini di dalam negeri.

Dia mengklaim bus tersebut kualitasnya tidak kalah dengan bus-bus bertenaga listrik lainnya seperti di Eropa.

"Ini adalah transportasi massal karya anak bangsa yang patut dibanggakan. Bus ini akan dipamerkan di Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018, di Serpong, Banten mulai 1-4 Maret 2018 mendatang," ungkap Moeldoko, Kamis (15/2/2018).

(BACA JUGA: Makin Enggak Aman, Video Maling Ternyata Bisa Bongkar Kunci Motor Setang Kanan)

Dijelaskan Meoldoko, sejauh ini sudah ada sejumlah perusahaan asing yang tertarik mengajukan kerjasama dengan PT MAB.

Untuk saat ini baterai pada bus tersebut masih buatan para teknisi dari MAB. Namun ke depan, MAB ingin bekerjasama dengan perusahaan pembuat baterai dari negara lain seperti Korea, Australia, Jepang hingga Eropa.

"Kami kemarin empat hari berdiskusi dengan pihak mereka. Mudah-mudahan nanti kami bisa kerjasama dengan mereka. Berikutnya dari Korea Selatan, kemarin saya terima sendiri. Pengembangan ke depan untuk baterai kontrol, berikut baterai dan interior. Lalu charging baterai yang lebih cepat lagi," jelas Moeldoko.

(BACA JUGA: Kocak! Satria Baja Hitam Zaman Now, Bukan Belalang Tempur Malah Naik Motor Bebek)

Dalam hal ini, pihak MAB akan mencari perusahaan baterai yang bisa memasok kebutuhan bus hasil anak bangsa MAB.

Adapun kriterianya yang diinginkan, meliputi kapasitas baterai, kekuatan jarak tempuh, durasi pengisian baterai hingga daya tahan baterai.

"Mereka sedang mencari perusahaan baterai paling cocok. Paling baik dulu (untuk diajak kerjasama). Saat ini baterai baru bikin sendiri," tutur Moeldoko.

Moeldoko terlihat serius mengembangkan kendaraan listrik tersebut demi segera terealisasi mobil listrik nasional karya anak bangsa.

Selanjutnya, sebagai bentuk apresiasi, Moeldoko membuat sebuah progam yang memberikan hak saham kepada karyawan yang berkontribusi terhadap bus listrik tersebut.

"Saya harapkan (bus listrik) nanti itu menjadi miliknya anak bangsa. Makanya saya akan share (bagikan) lima persen (saham) akan saya berikan kepada anak Indonesia siapa pun yang bisa berkontribusi atas pengembangan mobil listrik ke depan. Mungkin bisa dari desain, lalu hal lain. Banyak yang bisa dikembangkan, dari suspensi, steering sistemnya dan lainnya. Lalu kelistrikan juga. Masih banyak yang diperlukan keterlibatan anak-anak kita ini," papar Moeldoko.

Artikel sudah ditayangkan Tribunnews.com dengan judul Bus Listrik Transportasi Massal Karya Anak Bangsa yang Patut Dibanggakan kata Moeldoko